Gadingrejo (Kabarpas.com) – Seorang remaja yang masih berstatus sebagai pelajar SMA di Malang. Kamis (25/12/2014) pagi tadi, ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya. Usai dibunuh oleh orang tak dikenal di dalam rumahnya yang berupa Rumah dan Toko (Ruko) di Jalan Raya Soekarno Hatta, No. 188, Kelurahan/Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.
Akhmad Zaenuri (30), salah seorang saksi mata menceritakan, bahwa jasad korban yang diketahui bernama Alexander Axel Elleaza (16) tersebut, sudah ditemukan dalam kondisi terkapar dengan bersimba darah di dalam rumahnya sekitar pukul 03.40 wib, Kamis dini hari.
“Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, Natalia Evifani dalam kondisi tergeletak di dalam ruang belakang yang tak jauh dari kamar tidur korban,” ucap pria yang sehari-hari berjualan Susu Telor Madu dan Jahe (STMJ) di depan rumah korban tersebut.
Lebih lanjut Zaenuri menambahkan, kalau di tubuh korban yang masih duduk dibangku kelas 2 SMA Katolik Santo Albetus di Dempo Malang tersebut, terdapat 9 luka tusuk diantaranya yaitu meliputi dibagian kaki kiri, pergelangan tangan kiri, dada kiri, perut bawah kiri, dan bagian atas pinggul.Dan kini jasad korban masih berada di kamar mayat RSUD dr. R.Soedarsono Kota Pasuruan.
Pantauan Kabarpas.com di lokasi, tampak sejumlah petinggi di lingkungan Polresta Pasuruan langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), yaitu Kapolresta Pasuruan AKBP Asep Akbar Hikmana, Kasatresrim Polresta Pasuruan, AKP Bambang Sugeng, dan Kabag Humas Polresta Pasuruan AKP Sumarno.
Namun, sayangnya hingga kini pihak kepolisian setempat, masih belum bisa memastikan penyebab pasti tewasnya remaja yang merupakan keturunan China tersebut.
“Kami masih belum bisa memastikan penyebab tewasnya korban tersebut, apakah dia tewas karena dibunuh atau memang bunuh diri. Karena saat ini masih kami dalami,” ujar Kasatreskrim Polresta Pasuruan AKP Bambang Sugeng mendampingi Kapolresta Pasuruan AKBP Asep Akbar Hikmana. (ajo/sym).