Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Banyuwangi · 11 Nov 2017 14:56 WIB ·

Para Jagal Banyuwangi Keluhkan Larangan Potong Sapi Betina Usia Produktif


Para Jagal Banyuwangi Keluhkan Larangan Potong Sapi Betina Usia Produktif Perbesar

Reporter : Hari Purnomo

Editor : Memey Mega

_______________________________________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Selama sebulan para jagal (pemotong hewan) mengaku dirugikan dengan penerapan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Banyuwangi mengenai pemotongan hewan sapi betina berusia produktif. Akibatnya, puluhan pekerja yang berada di RPH (rumah pemotongan hewan) Kecamatan Banyuwangi mengelu dan tidak setuju dengan aturan tersebut.

“Selama satu bulan ini kami rugi banyak mas, karena diharuskan memotong hewan jenis jantan, mana harganya tinggi, dagingnya tidak cukup untuk di jual dengan harga belinya,” kata Pance salah satu pemotong hewan di Banyuwangi, Sabtu (11/11/2017).

Para jagal kemudian menyampaikan langsung kepada pihak dinas terkait melalui Kasi Kesmopet, Bambang Nurseno yang saat itu berada di RPH Banyuwangi didampingi oleh pihak kepolisian Polres Banyuwangi.

Saat ditemui wartawan, pihak pendamping dari kepolisian Polres Banyuwangi tidak bisa menunjukkan surat tugasnya atau surat kerjasama dengan pihak pertanian Kabupaten Banyuwangi.

Di depan para pemotong hewan, Bambang Nurseno mengatakan, berdasarkan undang-undang nomor 18 tahun 2009 dilarang memotong hewan produktif serta pemotongan harus dilakukan di RPH yang sudah ditetapkan. Sapi yang diperbolehkan hanya sapi jantan.

“Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Banyuwangi menghimbau kepada para pemotong hewan untuk tidak mebawa atau menyembelih sapi betina yang berusia produktif. Karena, selain untuk pengembang biakan hewan ternak, larangan tersebut juga diatur Undang-undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” pungkasnya. (har/mey).

Artikel ini telah dibaca 254 kali

Baca Lainnya

Penyuluhan Progarm PTSL 2024 di Desa Kelir Mendapat Apresiasi Tokoh Masyarakat

13 Oktober 2023 - 17:45 WIB

Begini Cara Moeldoko dan FORSAS Asah dan Tumbuh Kembangkan Seni Musik Banjari di Kalangan Santri

3 Juli 2023 - 20:45 WIB

Tahun Politik, AMSI Jatim dan Polresta Banyuwangi Segera Bentuk Komite Komunikasi Digital

18 Februari 2023 - 06:11 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Pemuda Terus Berinovasi dan Improvisasi Hadapi Ancaman Krisis Global

24 Agustus 2022 - 06:36 WIB

Matic Besar Honda PCX160 Hadir di Banyuwangi

13 Desember 2021 - 16:37 WIB

AMSI Jawa Timur dan Solopos Institute Gelar UKW Pertama di Banyuwangi

5 November 2021 - 14:51 WIB

Trending di Kabar Banyuwangi