Pasuruan (Kabarpas.com) – Apabila Anda akan berwisata ke gunung Bromo, khususnya yang melewati dari jalur Kabupaten Pasuruan. Kurang lengkap rasanya bila tak mengunjungi salah satu desa yang ada di kawasan lereng gunung Bromo. Pasalnya, di kawasan ini ada sebuah desa yang akan dijadikan sebagai salah satu wisata andalan di Kabupaten Pasuruan. Desa yang dimaksud adalah Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur.
Di desa tersebut, setiap wisatawan bisa menikmati sensasi berwisata petik apel jenis rum beauty yang selama ini menjadi andalan desa setempat. Bahkan, berwisata petik apel rum beauty sendiri sejak lama banyak digemari pengunjung. Karena selain memiliki ukuran besar juga memiliki rasa yang khas yaitu manis agak kecut.
Tak hanya itu, di tempat ini wisatawan juga bisa menikmati makan sepuasnya di kebun apel. Selain itu Wisatawan juga bisa membawa sejumlah apel sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang. Pasalnya, apel apel dari Tutur, tak kalah dengan apel impor yang dijual di kios-kios, toko atau supermarket yang ada di kota kota besar.
“Saya justru senang memetik apel hijau di sini, karena bisa dibuat untuk pengobatan, ” kata Utami, salah satu pengunjung asal Malang, kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi, Minggu (09/08/2015) siang.
Untuk memanjakan para wisatawan, salah satu warga sekitar yang memiliki kebun apel cukup luas, telah memberikan kesempatan bagi setiap wisatawan untuk memetik apel sendiri dari pohon sesukanya.
“Saya baru mengetahui kalau pengunjung wisata apel ini, diberikan kebebasan petik apel berbagai jenis hanya denganmembayar Rp 8.000 perkilonya,” ujar Hilmi, salah seorang pengunjung asal Kota Pasuruan.
Rencananya sensasi wisata petik apel di pohon tersebut, akan terus dikembangkan oleh Pemkab Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Pasalnya wisata petik apel ini, sangat digemari pengunjung. Selain apel rum beauty, juga banyak apel jenis manalagi, ana dan apel hijau yang dikembangkan oleh petani apel setempat.
” Kecamatan Tutur ini akan terus kami kembangkan sebagai kawasan wisata kebun apel. Dan saat ini juga sedang digalakkan yakni produk kopi petik merah yang punya cita rasa tersendiri sebagai kopi robusta Khas Kabupaten Pasuruan, ” terang Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf kepada Kabarpas.com. (ajo/uje).



















