Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, kabarpas.com – Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo melaksanakan Rapid test antigen di titik – titik menuju Kabupaten Probolinggo. Ada 3 titik yang dilakukan uji cepat deteksi covid-19 ini, di antaranya di Rest Area Tongas, Rest Area Leces dan yang ketiga di rest area Paiton. Giat rapid test antigen ini digelar untuk antisipasi penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Koordinator penegakan hukum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, cek point dengan rapid test antigen secara acak ini dilakukan kepada pengguna jalan yang menuju atau masuk wilayah Kabupaten Probolinggo, untuk saat ini dilakukan rapid test antigen di Rest Area Tongas, hari berikutnya di rest area Paiton dan seterusnya secara bergantian.
“Untuk saat ini rapid test antigen dilakukan di rest area Tongas, dan dilakukan rapid tes antigen ini karena akurasinya 99 persen dan dapat diketahui dengan cepat,” ujar Ugas kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo. Senin (28/12/2020).
Hasil giat di rest area Tongas lanjut Ugas, ada 74 orang yang dilakukan rapid test antigen secara acak dan hasilnya non reaktif. Mereka mayoritas dari luar daerah.
“19 orang warga Kabupaten, 2 orang warga Kota Probolinggo, dan 53 luar Probolinggo,” tegasnya.
Ugas menambahkan, bila ada warga atau pengguna jalan yang hasilnya reaktif, untuk warga Kabupaten Probolinggo dilakukan isolasi dan bila warga luar Probolinggo disarankan balik kanan. Karena tidak menutup kemungkinan mereka mampir di Probolinggo, untuk istirahat sejenak makan dan salat dan hal tersebut memungkinkan akan tertular covid-19.
Selain dilakukan rapid test antigen, Satgas covid-19 juga terus memberi pengertian tentang Prokes terutama kedisiplinan 3M. Pasalnya, di saat momen Natal dan jelang tahun baru aktivitas masyarakat tinggi, dan Probolinggo merupakan wilayah transit dari Jember, Bali atau Banyuwangi.
“Sehingga kita perketat untuk meminimalisir penyebaran covid-19. Karena Probolinggo merupakan daerah transit bagi pengguna jalan, baik yang hendak atau menuju Bali, Lumajang, Jember maupun Banyuwangi,” tutupnya. (wil/gus).

















