Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 31 Jul 2024

Menparekraf Sandiaga Uno Motivasi Santri Digitalpreneur Indonesia Agar Bersaing di Era Digital Ekonomi


Menparekraf Sandiaga Uno Motivasi Santri Digitalpreneur Indonesia Agar Bersaing di Era Digital Ekonomi Perbesar

Malang, Kabarpas.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, memberikan motivasi kepada para Santri Digitalpreneur Indonesia Ponpes Sunan Kalijogo Malang, di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

“Di era ekonomi digital ini santri harus bisa menjadi pemain bukan penonton. Artinya di era ini, santri harus mampu menghasilkan output atau produk dan membuka peluang usaha selama mengenyam pendidikan di pesantren,” ujarnya.

Disampaikan Sandiaga bahwa untuk memberikan materi tentang kreativitas dan bagaimana bisa mengadopsi etos kerja 4K kepada santri. 4K yang dimaskud adalah kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. “Para santri ini memiliki pemikiran yang kreatif dan berdaya saing di era ekonomi digital,” imbuhnya.

Untuk sekadar diketahui, Santri Digitalpreneur Indonesia merupakan program yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sebagai wadah pelatihan dan peningkatan kapasitas santri dan generasi milenial dalam menghadapi tantangan industri digital kreatif. Ini adalah tahun ke-4 program tersebut kembali diselenggarakan. Ada 10 pondok pesantren di Indonesia yang dipilih tahun ini, termasuk Pondok Pesantren Sunan Kalijogo.

Kendati sudah memasuki tahun keempat, Sandiaga mengaku masih memilki banyak pekerjaan rumah untuk menjangkau pelatihan di seluruh santri di Indonesia. Karena saat ini baru ada 300 an pondok pesantren yang tersentuh.

“Masih kurang sekitar 40 ribu lebih pesantren yang belum tersentuh salah satunya terbesar di Jawa Timur. Namun kami berterima kasih dan mengapresiasi kepada para kiai karena sudah bisa merasakan interaksi,” pungkasnya. (ajo/ari).

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Sempat Menghilang Semalam, Kakek Asal Kraton Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Welang Pasuruan

23 September 2026 - 18:10

Masjid Al Shalihin dan RSU Hermina Pasuruan Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

23 September 2026 - 15:12

RoadSync Fest Hadir di Ponorogo, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Lokal

23 September 2026 - 12:49

Udara Kabur di Malang, MPM Honda Jatim Bagikan Tips Berkendara Tetap #Cari_Aman

23 September 2026 - 11:56

One School One Event di TBM Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

23 September 2026 - 11:10

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Trending di Berita Pasuruan