Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Nasional · 16 Jun 2017

Menpar dan Menhub RI Resmikan Jalur Penerbangan Jakarta – Banyuwangi


Menpar dan Menhub RI Resmikan Jalur Penerbangan Jakarta – Banyuwangi Perbesar

Reporter: Anwar Anas

Editor: Memey

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dan Menteri Peehubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi meresmikan jalur penerbangan Jakarta  Banyuwangi, Jumat (16/06/2017).

Dengan dibukanya jalur penerbangan ini, kedua Menteri tersebut berharap mampu menggairahkan ekonomi lokal yang ada di Banyuwangi, serta meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung.

Kelompok usaha penerbangan Sriwijaya Air dengan membawa bendera Nam Air menggarap rute ini setiap hari. Turut hadir mendampingi Dirut PT Angkasa Pura II (Persero), M Awaluddin, CEO Sriwijaya Group Chandra Lie, dan Presiden Komisaris Sriwijaya Group Hendrie Lie.

Menpar RI Arief Yahya mengatakan, rute ini semakin memudahkan wisatawan menuju Banyuwangi.

“Harus diingat, Jakarta adalah pasar terbesar dengan daya beli sangat tinggi. Jakarta juga pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar kedua setelah Bali. Kunci pengembangan wisata adalah aksesibilitas, sehingga pembukaan rute ini adalah langkah penting,” ujar Arief kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi.

Menurut Arief, syarat 3A yaitu aksesibilitas, atraksi, dan amenitas dalam pengembangan wisata sudah semakin dimiliki Banyuwangi. Daerah di ujung timur Pulau Jawa ini dikenal punya atraksi wisata beragam dalam event Banyuwangi Festival yang memadukan kekayaan budaya dan pesona alam.

Dari sisi amenitas atau infrastruktur penunjang, Banyuwangi juga terus memperbaiki diri. Hotel-hotel baru banyak hadir di Banyuwangi.

“Tanggal 21 Juni saya juga kembali untuk meresmikan hotel berbintang empat di Banyuwangi,” papar Arief.

Arief optimistis, pembukaan rute Jakarta-Banyuwangi bakal semakin menggeliatkan ekonomi Banyuwangi.

“Teorinya, flow of people pasti diikuti flow of money. Rumusnya TTI, ada tourism, ada trade (perdagangan), ada investment. Dan itu hampir semuanya berpusat di Jakarta. Dengan rute ini, TTI itu akan bergerak. Saya kira ini juga akan menggerakkan daerah sekitarnya, Situbondo, Jember, Bondowoso,” kata Arief.

Arief menantang Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk terus berinovasi, sehingga bisa mengerek kedatangan wisatawan. Dia menargetkan kunjungan wisman ke Banyuwangi mencapai 100.000 orang per tahun pada 2019, naik dari posisi saat ini 60.000 orang, “Dengan 100.000 wisman, ada potensi devisa US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun,” imbuhnya.

Sementara itu, Menhub Budi Karya Sumadi menilai langkah Sriwijaya Group membuka jalur Jakarta-Banyuwangi sangat tepat, mengingat Banyuwangi adalah daerah yang sangat potensial.

“Saya kalau bicara tentang Banyuwangi selalu semangat, karena daerah ini sangat potensial. Selalu ada kegiatan aktif yang dilakukan warganya,” kata Budi kepada Kabarpas.com.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut gembira rute baru ini.

“Banyuwangi memulai dari bawah, dari tak ada penerbangan sampai sekarang ada empat kali penerbangan tiap hari. Surabaya-Banyuwangi tiga kali sehari, Jakarta-Banyuwangi sekali sehari. Dengan arus wisatawan, dunia usaha, kalangan pendidikan, dan masyarakat luas ke Banyuwangi, tentu ini memberi dampak ekonomi yang positif. Hal itu terkonfirmasi dari peningkatan pendapatan per kapita warga, dan penurunan kemiskinan,” ujar Anas.

Untuk diketahui, jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi sendiri terus melonjak. Pada 2011, jumlah penumpang baru tercatat 7.826 orang per tahun, lalu meningkat pesat 1.340 persen menjadi 112.661 orang pada 2016. (nas/mey).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Cari_Aman di Jalan, Kenali Potensi Bahayanya

28 November 2021 - 11:53

Menlu Retno Buka BDF ke-12 di Bali

5 Desember 2019 - 15:01

Memahami Tradisi Hari Raya Purnama di Bali

12 November 2019 - 19:35

Kemen PPPA Raih Penghargaan Bawaslu Award 2019

26 Oktober 2019 - 10:16

Usai Dilantik Presiden, Menteri Bintang Puspayoga Pimpin Rapat Perdana di Kemen PPPA

24 Oktober 2019 - 06:13

Kualitas Udara Sumatera Selatan Memburuk, Sekolah Libur

14 Oktober 2019 - 15:05

Trending di Nasional