Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 3 Okt 2018

Menengok Sekolahan Terpecil di Probolinggo yang Serba Kekurangan dan Siswanya Tak Hafal Pancasila


Menengok Sekolahan Terpecil di Probolinggo yang Serba Kekurangan dan Siswanya Tak Hafal Pancasila Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Diaz Octa

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pendidikan adalah hal yang penting untuk membangun bangsa menjadi lebih maju. Seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke 4, bahwa tujuan Negara Republik Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Namun, masih saja ada sekolah yang kondisinya memprihatinkan. Yakni, Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Hasan yang terletak di daerah terpencil di Probolinggo, tepatnya di Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, yang tidak memiliki sarana dan prasarana memadai. Sehingga menghambat kecerdasan dan kreatifitas anak-anak.

MI Miftahul Hasan yang berdiri sejak tahun 1997, belum juga dapat perhatian lebih dari pemerintah. Sekolah yang saat ini memiliki 53 siswa dan 3 tenaga pendidik tersebut hanya sekali mendapat bantuan rehabilitasi pada tahun 2007.

Sarana dan prasarana yang dimiliki masih sangat minim. Bahkan ruang kelas pun harus disekat. Seragam dan sepatu yang digunakan anak-anak pun terlihat seadanya.

Meski demikian, semangat anak-anak di sekolah ini untuk menuntut ilmu sangat tinggi. Sehingga diharapkan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih untuk memajukan sekolah setempat, guna memberi semangat lebih terhadap siswa dan membantu mencerdaskan generasi bangsa.

Mengetahui keprihatinan tersebut, Polres Probolinggo menggelar aksi bakti sosial di sekolah setempat. Baksos tersebut juga memberikan pemahaman tentang kebersihan dan gemar membaca.

Siswa senang dengan adanya semangat yang diberikan Polisi. “Senang dapat pinjaman buku. Karena saya tidak hafal pancasila,” ujar Husen, salah satu siswa. (wil/diz).

“Senang dapat pinjaman buku. Tidak pernah membaca,” imbuh Afri.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Update Banjir Jember: 7.445 KK Terdampak, Pemkab Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

16 Februari 2026 - 16:21

Luar Biasa! 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

16 Februari 2026 - 16:18

Tak Sekadar Belajar, Kemenag Perkuat Karakter Anak di RA Lewat Kurikulum Cinta

16 Februari 2026 - 06:45

Bupati Fawait Wadul Gubernur, Pemprov Langsung Turun Tangan: Infrastruktur Rusak Pascabanjir Jember Diprioritaskan 

15 Februari 2026 - 19:37

Fokus di Lapangan, Bupati Jember Tangani Banjir Tanpa Gimik

15 Februari 2026 - 09:25

Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem

15 Februari 2026 - 09:22

Trending di KABAR NUSANTARA