Karawang, Kabarpas.com – Komitmen membangun generasi santri yang sehat dan berdaya terus diperkuat. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyyah 3 Karawang, Jawa Barat. Pada kesempatan yang sama, Menag juga menyerahkan bantuan stimulan bagi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asshiddiqiyyah.
Peresmian unit layanan gizi tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti serta doa bersama yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama. Dalam sambutannya, Menag menegaskan bahwa kecukupan gizi merupakan fondasi penting dalam membentuk kualitas generasi muda pesantren.
“Santri adalah calon pemimpin masa depan. Kesehatan fisik dan kecerdasan mereka harus dijaga sejak dini, termasuk melalui asupan makanan yang sehat dan bergizi di lingkungan pesantren,” ujar Nasaruddin Umar.
Tak hanya menyoroti aspek kesehatan, Menag juga menyerahkan bantuan simbolis sebesar Rp75 juta kepada STAI Asshiddiqiyyah Karawang. Bantuan ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan mutu akademik sekaligus penguatan peran ekonomi pesantren.
Menurut Menag, pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Karena itu, dukungan pemerintah diarahkan agar lembaga pendidikan berbasis keagamaan ini semakin mandiri dan produktif.
“Kita ingin pesantren tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar lewat program-program yang nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kepala Ponpes Asshiddiqiyyah 3 Karawang, Gus Hasan, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Kementerian Agama. Ia menyebut peresmian unit SPPG dan bantuan pendidikan tersebut sebagai amanah besar bagi pesantren.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menteri Agama dan seluruh jajaran. Dukungan ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan bagi santri. Semoga membawa keberkahan untuk kita semua,” ungkap Gus Hasan.
Kunjungan Menteri Agama turut didampingi Staf Khusus Menag Ismail Cawidu dan Gugun Gumilar, Direktur Pondok Pesantren Kemenag Basnang Said, Wakil Bupati Karawang Maslani, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, Kakankemenag Kabupaten Karawang Sopian, serta jajaran pejabat Kemenag lainnya. (np/ian).



















