Reporter : Albar
Editor : Memey Mega
Malang, Kabarpas.com – Batik menjadi salah satu identitas dan budaya masyarakat Nusantara yang dikenal di dunia Internasional,
namun seiring berkembangnya globalisasi berdampak pada pengikisan budaya dan kearifan lokal masyarakat Nusantara.
Untuk menjaga kelestarian dan kearifan batik Nusantara, BATARA menggelar Deklarasi Pusat Pengembangan Batik Nusantara (BATARA) yang mengambil tema Eksplorasi Budaya untuk Kreasi dan Kemajuan Bangsa. Kegiatan ini bertempat di gedung LPPM UB lt 10, pada Selasa 5/3/19.
Selain deklarasi terdapat sarasehan budaya yang dihadiri langsung oleh Didik Nini Thowok (Budayawan Internasional, Penari sekaligus Dosen) dan Drs. Dwi Cahyono. M,Hum (Budayawan, Sejarawan juga dosen) yang keduanya merupakan speaker/narasumber.
Turut hadir Rektor Universitas Brawijaya (UB) yang memberikan sambutan sekaligus memimpin deklarasi PPBN tersebut. Dalam sambutannya beliau mengharapkan BATARA selain pengembangan harus menjadi profit dan bersaing di kancah internasional.
“UB siap menjadi konsumen BATARA karena UB memiliki banyak karyawan dan dosen. UB juga harus menawarkan lomba desain batik di tataran internasional,” katanya.
BATARA akan kerjasama dengan beberapa badan seperti CSR dan lainya untuk pengembangan batik Nusantara ini, sekaligus menyediakan industri dan melakukan pelatihan untuk memperdayakan masyarakat, beber Sunggih Wijaya selaku Divisi Pemberdayaan BATARA
“Kami akan siapkan Industri juga sekaligus bekerjasama dengan lembaga seperti SCD, Dinas Koperasi dan UMKM dll serta melibatkan mahasiswa KKN untuk mengajari masyarakat cara membatik dan akan ditindak lanjuti oleh BATARA dalam pelatihan yang masif dan efektif,” tutupnya. (bar/mey).


















