Reporter: Emen Sugeng Hariyono
Editor: Ian Arieshandy
Pasuruan, Kabarpas.com – Misteri penyebab kematian wanita tanpa identitas yang ditemukan di area persawahan Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, mulai menemui titik terang. Berdasarkan hasil autopsi, korban dipastikan mengalami kekerasan fisik yang hebat sebelum akhirnya meregang nyawa.
Hasil autopsi dari RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo, menunjukkan adanya luka-luka fatal pada tubuh korban. Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Tri Yoga, mengungkapkan bahwa kematian korban disebabkan oleh hantaman benda tumpul.
” Ditemukan bekas kekerasan benda tumpul pada bagian kepala dan dahi. Serta terdapat retakan pada tulang rusuk yang mengakibatkan terganggunya aliran darah menuju jantung,” terangnya.
Dijelaskan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari lima hari sebelum ditemukan pada Senin (23/03/2026).
”Korban sudah meninggal lebih dari lima hari dan penyebab kematiannya akibat benda tumpul,” jelas AKP Dhecky pada Selasa (24/03/2026).
Hingga saat ini, polisi masih bekerja keras untuk mengungkap jati diri wanita berdaster merah tersebut. Proses identifikasi melalui sidik jari mengalami kendala serius karena kondisi jenazah yang sudah mulai rusak.
Meski demikian, pihak kepolisian menemukan satu petunjuk fisik yang sangat spesifik, yaitu tato bergambar sosok perempuan pada paha sebelah kiri.
Polres Pasuruan Kota meminta bantuan masyarakat, apabila mengenali ciri-ciri tersebut, diharapkan segera melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung menuju Polres Pasuruan Kota untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut. (emn/ian).

















