Maksimalkan DBHCHT 2021, Pemkab Probolinggo Gelontorkan 26.100 kg Benih Jagung Hibrida untuk Kelompok Tani

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, menggelontorkan sebanyak 26.100 kg benih jagung hibrida untuk 83 kelompok tani (poktan) di Kabupaten Probolinggo. Mereka tersebar di 5 kecamatan potensi tembakau meliputi Kecamatan Paiton, Kraksaan, Kotaanyar, Pakuniran dan Gading.

“Bantuan benih jagung hibrida sebanyak 26.100 kg ini diberikan kepada 83 kelompok tani dengan total lahan seluas 1.740 hektar. Benih jagung yang diberikan adalah benih yang sudah bersertifikat,” kata Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Didik Tulus Prasetyo kepada Kabarpas.com.

Dijelaskan, bantuan senilai Rp 1.174.500.000 ini berasal dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 program penyediaan dan pengembangan sarana pertanian berupa kegiatan pengawasan penggunaan sarana pertanian.

“Pemberian bantuan benih jagung hibrida ini bertujuan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh petani dalam memenuhi kebutuhan benih sehingga nantinya pendapatan petani bisa meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemilihan benih jagung hibrida ini, dilakukan karena biasanya setelah tanaman tembakau petani menanam jagung. Nanti setelah musim hujan, petani baru akan menanam padi.

“Setelah menerima benih jagung hibrida ini kami menghimbau kepada petani agar teknis budidaya diperhatikan. Sebab produktivitas yang dihasilkan tergantung dari perlakuan budidayanya. Mudah-mudahan dengan bantuan benih jagung hibrida ini pendapatan petani bisa semakin meningkat,” pungkasnya. (adv).