Minggu, 11 Mei 2025 – 11.48 | 891 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember langsung mengambil langkah cepat sehari pasca adanya aksi demontrasi warga Desa Mayangan dan Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas di depan kantor PT. Delta Guna Sukses (DGS).
Massa menuntut penutupan DGS yang ditengarai telah mencemarkan lingkungan sekitar dengan limbah.
Menindaklanjuti aksi tersebut, Asisten Administrasi Umum bersama sejumlah OPD Pemkab Jember langsung mengambil sampel air pada sungai dan sawah yang diduga tercemar akibat limbah pabrik DGS.
Harry menyatakan, pemerintah selalu siap menanggapi aduan warga dan pada dasarnya Pemkab Jember bekerja sesuai fakta dan aturan yang berlaku.
“Apa yang sudah diadukan masyarakat juga telah kami respon dengan turun ke lapangan,” ujarnya.
Pemkab Jember berupaya melakukan tindakan seobyektif dan seadil mungkin dengan mengambil sampel terlebih dahulu.
Hingga saat ini, kata Harry, pihaknya belum bisa memastikan kapan sampel tersebut keluar. Tetapi, dia meyakinkan warga hasil sampel akan segera didapatkan.
“Nantinya, hasil itu akan kami jadikan laporan ke bupati guna meminta rekomendasi terkait langkah-langkah apa yang harus dilakukan bersama pihak terkait,” tegas Harry.
Harry pun meminta masyarakat Desa Mayangan dan sekitarnya untuk bersabar. Saat ini pihaknya telah berupaya sangat transparan untuk mencari solusi terbaik.
Harry menandaskan, langkah cepat yang diambil Pemkab Jember ini adalah dalam rangka menjaga dan melindungi rakyat. Selain juga menjaga agar investasi di Jember juga berjalan sesuai dengan fungsinya.
“Kami ingin melindungi masyarakat juga menjaga Jember sebagai kota ramah investasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” katanya. (dan/ian).



















