Jember, Kabarpas.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jember, Abdul Kholik, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terealisasinya penerbangan reguler Jember–Jakarta pulang-pergi yang resmi beroperasi pada Selasa (23/9/2025).
Menurutnya, kehadiran rute ini merupakan jawaban atas impian panjang para pelaku usaha di Jember. “Kami mewakili para pengusaha Jember tentu sangat bergembira dengan adanya penerbangan ini. Sejak lima tahun lalu, kami sudah mengharapkan penerbangan langsung ke Jakarta. Alhamdulillah sekarang benar-benar terwujud, meskipun perjalanannya sempat terseok-seok,” ujarnya.
Abdul Kholik menambahkan, mobilitas pengusaha Jember ke Jakarta selama ini sangat tinggi. Banyak warga Jember yang memiliki usaha maupun perusahaan di ibu kota sehingga membutuhkan akses transportasi yang cepat dan pasti. Sebelum ada penerbangan ini, mayoritas pengusaha harus menempuh jalur darat ke Surabaya terlebih dahulu untuk kemudian terbang ke Jakarta.
“Kalau naik kereta dari Jember ke Sidoarjo, lalu ke bandara dan lanjut ke Jakarta, itu butuh hampir tujuh jam perjalanan. Dengan penerbangan langsung, hanya sekitar dua setengah jam. Ini jelas sangat membantu,” terangnya.
Ke depan, Kholik berharap frekuensi penerbangan bisa ditambah. Saat ini Fly Jaya baru melayani dua kali penerbangan seminggu, setiap Selasa dan Kamis. “Mudah-mudahan ke depan tidak hanya dua kali seminggu, tapi bisa setiap hari. Animo masyarakat, khususnya pengusaha, untuk ke Jakarta itu besar sekali,” harapnya.
Kehadiran penerbangan reguler ini diharapkan tak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga mendongkrak iklim investasi dan perdagangan di Jember. “Selain soal kepastian waktu, ini juga soal kecepatan. Para pengusaha benar-benar sangat terbantu dengan adanya konektivitas langsung ini,” pungkasnya.
Penerbangan perdana maskapai Fly Jaya dari Jember ke Jakarta tidak dilewatkan Abdul Kholik begitu saja. Terlihat, dia bersama sejawatnya masuk manifest pesawat ATR 72-500 dan diperkirakan bakal mendarat di Halim Perdanakusuma pada pukul 16.35 WIB. (dan/ian).



















