Reporter : Rosy Adim
Editor : Diaz Octa
Pasuruan, Kabarpas.com – Zainul Arifin (18), menjadi bulan-bulanan warga setelah aksi remaja yang berasal dari Dusun Blusuk, Desa Karangsono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan ini, kepergok warga saat membawa kabur motor curiannya di Pandaan.
Dirinya kepergok saat hendak mencuri motor Honda Beat milik Agus Supriadi (49), warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.
“Warga memergoki pelaku yang berusaha mencuri motor saya, posisi sedang parkir di teras depan rumah. Motor tak sampai hilang, sebaliknya pelakunya malah kepergok dulu,” terang Agus Supriadi saat di Polsek Pandaan.
Menurut Agus, insiden pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Siang itu, korban tidak menyadari jika rumahnya dimasuki oleh pelaku, justru warga sekitar yang pertama kali mengetahuinya.
Warga yang mengetahui, merasa geram dan saat itu juga pelaku menjadi sasaran amuk massa hingga babak belur. Saat aksinya diketahui warga, pelaku tidak sempat melarikan diri dari TKP. Beruntung petugas dari Polsek Pandaan cepat tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku yang sudah tidak berdaya.
Pelaku yang didapati mengalami luka pada bagian wajah, langsung dibawa ke IGD Puskesmas Pandaan untuk mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu. Kemudian dibawa ke Polsek Pandaan.
“Tahunya warga, pelaku pegang setir motor dan hendak membawa kabur. Dia datang dengan siapa saja, kami tidak mengetahuinya secara persis,” jelas Agus.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pandaan, Iptu Suparlan, membenarkan kejadian percobaan pencurian motor tersebut. Kasusnya sudah dalam proses lidik lebih lanjut di Polsek Pandaan.
Selain menangkap pelakunya, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Beat. Polisi juga memeriksa dua orang saksi.
“Pelakunya sudah kami amankan di Polsek Pandaan. Kasusnya proses lidik. Saat diinterogasi, perkataan sekaligus pengakuannya cenderung mencla–mencle. Apakah yang bersangkutan alami gangguan jiwa atau tidak, tentunya kami telusuri dan terus kita dalami lebih lanjut,” ungkap Iptu Suparlan. (ros/diz).



















