Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Nasional · 19 Feb 2017

Kembangkan Cabai Unggulan, Pemkab Banyuwangi Gandeng Belanda


Kembangkan Cabai Unggulan, Pemkab Banyuwangi Gandeng Belanda Perbesar

Reporter: Pendik

Editor: Agus Hariyanto

_______________________________________________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Kabupaten Banyuwangi terus memantapkan diri sebagai sentra produksi cabai nasional. Pengembangan tanaman cabai di Banyuwangi akan melibatkan Belanda yang dikenal sebagai salah satu negara dengan teknologi pertanian terbaik di dunia.

”Alhamdulillah, kami sudah bertemu dengan perwakilan Benelux Chamber of Commerce, teman-teman Kadin Belanda, yang didampingi Komite Tetap Hortikultura Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia. Kami bahas pengembangan cabai di wilayah utara Banyuwangi, tepatnya di Kecamatan Wongsorejo. Lahannya sudah disiapkan, ada ratusan hektare,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada Kabarpas.com, Minggu (19/02/2017) pagi.

Bupati Anas menambahkan, dengan adanya pengembangan budidaya cabai melibatkan Belanda tersebut, Pemkab Banyuwangi berharap dibangun juga aspek hilirnya. Artinya, hasil cabai akan langsung diolah yang bisa memberi nilai tambah ke petani dan pelaku usaha.

”Saya berharap hilirisasi di sana juga, jadi di wilayah utara itu nanti basisnya agroindustri. Kan untuk kawasan industri di sana sudah susah karena permasalahan lahan dan kami menyerap aspirasi publik. Jawabannya agar ekonomi tetap bergerak adalah industri berbasis pertanian atau agroindustri yang bernafaskan pemberdayaan petani,” papar Bupati Anas.

Selain itu Bupati Anas optimistis, sinergi dengan Belanda ini akan semakin mengukuhkan posisi Banyuwangi sebagai sentra cabai nasional. ”Jadi di wilayah Banyuwangi utara yang relatif kering kan selama ini sudah kita kembangkan cabai dengan sistem irigasi hemat air, dan itu berhasil cukup bagus. Dengan teknologi Belanda ini akan semakin baik lagi,” jelasnya kepada Kabarpas.com.

Di Banyuwangi, luas lahan yang digunakan untuk produksi cabai terus meningkat. Pada 2010, luas lahan cabai 1.003 hektar, meningkat menjadi 1.254 hektar pada 2015. Demikian pula luas lahan cabai kecil meningkat dari 2.298 hektar menjadi 2.970 hektar.

Dari sisi produksi, pada 2010, produksi cabai baru berkisar 5.997 ton, lalu melonjak 144 persen pada 2015 menjadi 14.684 ton. Adapun produksi cabai kecil stabil di kisaran 21.000 ton. ”Produktivitas cabai Banyuwangi termasuk yang tertinggi di Indonesia,” imbuh Bupati Anas.

Sementara itu, Ketua Komite Tetap Holtikultura Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Karen Tambayong, pihak Belanda bakal mengembangkan cabai unggulan.

”Mengapa kami memilih Banyuwangi? Karena kami melihat pertanian di sini sangat maju. Maka dengan menggandeng Kadin dari Belanda, kami ingin menanam bibit unggulan yang telah dikembangkan menggunakan teknologi pertanian Belanda di Banyuwangi,” ujar Karen.

Semua proses, kata Karen, berdasarkan teknologi pertanian modern berbasis hitungan matematika, ilmu pangan, kimia pangan, mikrobiologi pangan, fisika pangan, dan pengolahan pangan.

Executive Director Indonesian Benelux Chamber of Commerce, Peter A. Halm, menambahkan, Belanda siap mengembangkan pertanian Banyuwangi. “Kami sudah lama mendengar kebaikan-kebaikan serta potensi yang dimiliki Banyuwangi. Ini mengapa kami bekerja sama dengan Kadin Indonesia ingin mengembang industri pertanian di sini,” pungkasnya. (dik/gus).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Cari_Aman di Jalan, Kenali Potensi Bahayanya

28 November 2021 - 11:53

Menlu Retno Buka BDF ke-12 di Bali

5 Desember 2019 - 15:01

Memahami Tradisi Hari Raya Purnama di Bali

12 November 2019 - 19:35

Kemen PPPA Raih Penghargaan Bawaslu Award 2019

26 Oktober 2019 - 10:16

Usai Dilantik Presiden, Menteri Bintang Puspayoga Pimpin Rapat Perdana di Kemen PPPA

24 Oktober 2019 - 06:13

Kualitas Udara Sumatera Selatan Memburuk, Sekolah Libur

14 Oktober 2019 - 15:05

Trending di Nasional