Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Fokus · 6 Jan 2018

Keindahan Danau Mooat Kini Mulai Mendunia


Keindahan Danau Mooat Kini Mulai Mendunia Perbesar

Reporter : Agung Sandy Baks
Editor : Anis Natasya

Boltim, Kabarpas.com – Bicara soal wisata air, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memiliki sejumlah spot wisata yang memukau. Salah satunya, Danau Mooat di wilayah Kecamatan Mooat Kabupaten Boltim. Danau yang terletak di lokasi strategis ini menjadi daya tarik yang eksotis bagi pecandu wisata pemandangan.

Untuk menuju Danau Mooat, tidak sulit. Lokasi spot yang menyiapkan sejumlah sarana untuk berekreasi baik dengan pasangan, keluarga maupun rombongan berada dekat jalan raya. Untuk pengunjung dari arah Minsel, melewati wilayah Modoinding sudah pasti akan langsung melihat indahnya pemandangan danau Mooat. Begitu pun dari Kotamobagu, hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk bisa tiba di Danau Mooat.

Sejumlah sarana dan prasarana pun mulai dibenahi. Eksotisnya Danau Mooat, bahkan mampu menarik investor skala nasional salah satunya Owner Sintes Peninsula Hotel, Paquita Wijaya. Dirinya menyempatkan diri untuk datang melihat langsung dan berbincang bersama Bupati Boltim Sehan Landjar tentang rencana investasi pengembangan Danau Mooat bersama suaminya Leo Rustandi.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan Danau Mooat, tak perlu takut untuk datang dan menghabiskan waktu bersama. Karena, namanya berwisata maka harus ada yang menjadi tempat untuk menghilangkan lapar dan dahaga. Di sekitar Danau Mooat, terdapat sejumlah rumah makan yang siap saji. Diantaranya jagung rebus dan bisa saja ke kebun strawberry yang ada di sekitar danau.

Ingin pulang dan membawa oleh-oleh pun pengunjung tak perlu khawatir. Ada kawasan wisata holtikultura. Yang pasti, semua kejenuhan akan hilang ketika melewati akhir pekan di wilayah Danau Mooat yang dingin. Wisata Danau Mooat bisa menjadi pilihan tepat untuk mengagumi keindahan alamnya. (ag/nis)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya

Dari Catatan Penjualan ke Keputusan Usaha: UNU Pasuruan Fasilitasi KUB Kejapanan Makmur Bertransformasi Berbasis Data

19 Agustus 2026 - 14:59

Di Balik Layar 12 Tahun Kabarpas: Dari Satu Biro Kecil Menjadi Ekosistem Kreatif

18 Agustus 2026 - 17:55

Muktamar 2026: Jika KH. Hasyim Asy’ari Masih Hidup, Apa Pesan Beliau kepada Calon Ketum PBNU?

13 Agustus 2026 - 14:41

Manifestasi Integritas dan Akhlaqul Karimah sebagai Persyaratan Utama Ketua Umum PBNU di Era Modern

13 Agustus 2026 - 14:30

Menguatkan AHWA: Mengubah Kontestasi Menjadi Musyawarah, Mengubah Faksionalisme Menjadi Ukhuwah

12 Agustus 2026 - 09:55

Rebo Wekasan dan 320 Ribu Bencana; Benarkah Yasin Menjadi Penawarnya

11 Agustus 2026 - 22:59

Trending di Kabar Terkini