Reporter: Sugeng Hariyono
Editor: Ian Arieshandy
Pasuruan, Kabarpas.com – Kecelakaan beruntun berujung maut terjadi di Jalan Raya Pleret, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (30/01/2026). Insiden yang melibatkan truk tronton, minibus, dan pikap ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.
Kecelakaan bermula saat kendaraan Dump Truck Tronton Mitsubishi bernopol S 8002 UU yang dikemudikan oleh Satria Hanafi melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali.
”Sopir dump truck mengantuk dan kendaraan mengarah ke kiri keluar jalur, lalu menabrak Toyota Avanza nopol L 1568 MM yang sedang parkir di bahu jalan sisi barat,” ujar Kanit Gakkum Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli.
Benturan keras tersebut membuat Toyota Avanza terdorong ke depan dan menghantam kendaraan Pikap Suzuki nopol L 8017 MC yang juga tengah terparkir di lokasi yang sama.
Kecelakaan ini memakan korban jiwa dari pihak pengemudi minibus. Berikut rincian kondisi para korban:
- M. Sofyan Tsauri (36): Pengemudi Toyota Avanza asal Kabupaten Gresik. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami pendarahan pada telinga dan hidung, serta memar parah pada bagian dada. Jasad korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan.
- Poliah: Penumpang minibus. Mengalami luka berat berupa patah tulang pada pergelangan kaki kanan. Saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soedarsono.
- Roy Febri Pratama: Penumpang minibus. Mengalami luka robek pada pelipis dan hidung, serta lebam pada dada dan kaki kanan.
- Satria Hanafi: Pengemudi Dump Truck. Mengalami luka lecet pada lengan kiri dan luka robek pada punggung tangan kanan.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan Kota telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Kasus ini kini dalam penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, meskipun dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian pengemudi truk akibat mengantuk. (emn/ian).



















