Kartini Masa Kini, Peran Ganda Perempuan dalam Dunia Politik dan Keluarga

Sidoarjo, Kabarpas.com – Siapa yang tidak kenal dengan Kartini? Pahlawan yang memperjuangkan hak kaum perempuan Indonesia. Sosok Kartini yang diperingati tiap 21 April ini banyak menginspirasi perempuan-perempuan hebat di masa kini.

Perjuangan Kartini bertahun-tahun silam ini dimaknai sebagai sesuatu yang sangat menginspirasi, terutama perjuangannya dalam memperjuangkan kesetaraan gender. Kita masih membutuhkan lebih banyak perempuan potensial untuk masuk di dalam dunia politik dan kebijakan publik, yakni mereka yang memiliki kompetensi kepedulian dan integritas. Kalimat ini diutarakan oleh Nur Hendriyati Ningsih, anggota DPRD Sidoarjo Fraksi Nasdem.

Sebagai sosok wanita yang bergelut di dunia politik, dirinya mengatakan di masa pandemi Covid-19, peran ibu dalam pengawasan dan pendampingan penuh terhadap anak usia sekolah, mungkin lebih extra dalam hal mendampingi belajar daring, dimana ibu secara langsung mengikuti dan membimbing anaknya dalam belajar dan mengerjakan tugas sekolah anak.

“Namun hal ini bisa jadi nilai lebih, ibu-ibu dapat semakin dekat dengan anak dan dapat ilmu menjadi guru di rumah, otomatis tambahan ilmu yang dulu mungkin belum pernah didapat meski kadang pusing juga ikut mikir mapel anak hehe,” ungkap Nur Hendriyati Ningsih yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Sidoarjo saat dihubungi Kabarpas.com via telepon.

Saat ditanya kesibukannya di dunia politik dan perannya sebagai seorang ibu, dirinya mengatakan kesibukan sebagai ibu yang bekerja di bidang politik atau di sektor apapun tidak akan ada kendala jika dapat membagi waktu dengan baik antara tugas pekerjaan dan kewajiban sebagai seorang ibu dan istri.

“Sekarang ini tekhnologi sudah sangat banyak membantu mempermudah hubungan/ komunikasi setiap saat. Sama dengan sekolah, kita juga bisa Vc daring dengan anak di rumah ketika di kantor atau dinas luar kota. Apalagi sekarang pihak sekolah dengan wali murid intens komunikasi untuk report perkembangan ketuntasan belajar tugas sekolah anak,” imbuh istri pemilik Madura United ini.

Dirinya juga berpesan kepada perempuan-perempuan di Indonesia, khususnya di Sidoarjo, di masa pandemi ini tidak ada alasan anak-anak didik tidak terpantau dengan baik. Peran ganda seorang ibu yang menjadi nilai dasar pendidikan anak sangat diperlukan terlepas dari pekerjaan dan jabatan yang diemban.

“Tetap semangat jangan mengeluh, jaga kesehatan, jalankan tugas dan kewajiban sesuai porsinya agar lebih mudah, aman dan nyaman dalam melaksanakan amanah tugas rumah dan pekerjaan,” pungkas salah satu wanita hebat di Sidoarjo ini. (Yan/Tin).