Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 12 Agu 2015

Kapal LCT Dilarang Beroperasi, Pelabuhan Ketapang Macet Hingga 20 KM


Kapal LCT Dilarang Beroperasi, Pelabuhan Ketapang Macet Hingga 20 KM Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Akibat tidak diperbolehkannya kapal Landing Craft Tank (LCT) melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Hal ini memicu terjadinya antrean panjang truk-truk yang ada di pelabuhan LCM Ketapang, Banyuwangi. Kemacetan yang terjadi tersebut hingga 20 kilometer.

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, kendati sudah ada empat kapal motor penumpang (KMP) yang dioperasikan. Namun, hal itu belum mampu mengurai antrean panjang tersebut. Bahkan, antrean panjang truk ini sudah terlihat di wilayah Wongsorejo atau sekitar 20 Km arah utara Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

“Di sini saya saya sudah antre sejak sore kemarin (Selasa, 11/08/2015.red). Dan hingga kini antreannya masih panjang,” ucap Toha (34), salah seorang sopir truk asal Madiun kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi, Rabu, (12/08/2015).

Dilarangnya kapal jenis LCT beroperasi, berdasarkan atas surat edaran No.ap.005/7/14/dr.jd/2015  dari Direktorat Jendral Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan, yakni tentang larangan kapal LCT mengangkut penumpang di pelabuhan penyebrangan LCM Gilimanuk. Keputusan menteri itu sendiri sudah diberlakukan sejak tanggal 9 Agustus 2015, tepat pada jam 00: 00 wib

Sementara itu, Syahbandar Pelabuhan Ketapang Ispriyanto menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memberikan ijin kepada empat KMP untuk berlayar melalui Dermaga LCM Ketapang. “Empat KMP ini kami ijinkan beroperasi. Itu setelah adanya keputusan dan instruksi dari Menteri Perhubungan yang ditujukan kepada GM. PT. ASDP Ketapang,” pungkasnya. (dik/uje).

Artikel ini telah dibaca 99 kali

Baca Lainnya

Longsor GOR Jadi Peringatan Rusaknya Tata Ruang di Jember

21 Januari 2026 - 21:46

Sujood Tour & Travel Resmikan Kantor Cabang Baru di Pasuruan

21 Januari 2026 - 10:27

Banjir Tahunan Hantui Warga Vila Indah, DPRD Jember Keluarkan Rekomendasi

20 Januari 2026 - 19:53

Kawal Akses Santri, PMB PTKIN Gelar Coaching Clinic PDSS 2026

20 Januari 2026 - 18:22

Dari AHRS ke Balap Dunia, Mario dan Veda Siap Melesat di Grand Prix 2026

16 Januari 2026 - 17:27

Kepala Daerah, Waktunya Berbenah dan Menambah BUMD

9 Januari 2026 - 18:45

Trending di Kabar Terkini