Reporter : Abdur Rozaq
Editor : Agus Hariyanto
Pasuruan, Kabarpas.com – Jelang peringatan maulid nabi Muhammad Saw yang akan diperingati pada Senin (19/11/18) malam besok, sejumlah masyarakat antusias menjadi pedagang buah dadakan.
Salah satunya seperti yang dijumpai di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Di sepanjang jalan utama keluruhan tersebut, banyak warga menggelar dagangannya. Salah satunya adalah Rifatul Husnia (38) warga setempat.
Rifatul Husnia menggelar dagannya di pinggir jalan persis di depan rumahnya. Hanya dengan lapak yang terbuat dari lincak bertutup banner bekas, perempuan itu asyik menggelar dagangannya.
Kepada wartawan Kabarpas.com ia menuturkan jika buah-buahan yang dijualnya itu, ia datangkan dari pasar Porong.
“Untuk kulakannya dari Porong, mas. Kalau kulakan di sini sedikit keuntungannya,” akunya.
Dari pantauan Kabarpas.com, usaha Husnia ternyata tidak sia-sia. Karena pembeli bukan hanya dari tetangga sekitar, tapi juga dari pengguna jalan.
“Lumayan hasilnya. Saya tidak ambil untung banyak, tapi alhamdulillah banyak yang pembeli,” tuturnya kepada Kabarpas.com.
Setangkup pisang dijual dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 95 ribu. Sedangkan wadah plastik yang biasa digunakan sebagai wadah cocogan (hantaran untuk kenduri) diberi harga mulai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu, tergantung ukuran serta kualitasnya.
Bukan hanya Husnia, warga sekitar juga ramai-ramai menjadi pedagang buah dadakan. Salah satunya H Muhtari (65) warga setempat.
Setidaknya ada 5 pedagang buah dadakan di Kelurahan Bakalan yang terletak di jalur ramai selatan terminal Blandongan Kota Pasuruan itu. (zaq/gus).



















