Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 19 Nov 2018

Inilah Beberapa Tradisi yang Hilang Saat Selamatan Maulid


Inilah Beberapa Tradisi yang Hilang Saat Selamatan Maulid Perbesar

Reporter : Abdur Rozaq

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Selamatan peringatan Maulid Nabi Muhammad sudah menjadi tradisi bagi warga, terutama di Pasuruan. Entah sejak kapan tradisi selamatan Maulid dimulai. Namun yang jelas setelah puluhan bahkan bisa jadi ratusan tahun menjadi kebiasaan, sayangnya beberapa hal mulai hilang. Berikut kebiasaan masyarakat yang berubah atau bahkan hilang saat peringatan maulid nabi tersebut:

1. Tradisi masak besar.

Sekitar lima atau sepuluh tahun lalu, saat selamatan maulid ibu-ibu tidak hanya menyiapkan cocogan atau keranjang berisi buah-buahan. Selain menyiapkan cocogan, ibu-ibu juga memasak opor ayam untuk dimakan bersama keluarga serta dibuat hantaran kepada para famili.

2. Membuat Kue Tradisonal.

Selain masak besar, dulu ibu-ibu juga membikin kue tradisional untuk dimakan bersama keluarga, dibawa ke mesjid atau mushalla untuk kenduri serta diberikan kepada para tetangga. Beberapa tahun terahir tradisi itu hilang. Ibu-ibu lebih memilih paketan sembako atau kue-kue buatan pabrik untuk dijadikan berkat kenduri.

3. Cobek dan Cangkingan Diganti Kobokan atau Ember.

Bukan hanya isi berkatan, wadah cocogan serta hantaran juga berubah. Dulunya ibu-ibu menggunakan cobek serta cangkingan atau keranjang kecil dari anyaman bambu warna-warni, kini wadah itu diganti dengan wadah plastik seperti kerpus, kobokan atau ember. (zaq/tin).

Artikel ini telah dibaca 111 kali

Baca Lainnya

Diduga Jadi Tempat Maksiat, Puluhan Warung di Pasuruan Diobok-obok Satpol PP

16 Februari 2026 - 16:27

Bocah 7 Tahun di Pasuruan Tewas Tertabrak Mobil Saat Tunggu Ibu Belanja

15 Februari 2026 - 13:52

Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Mancing HUT ke-340 Kota Pasuruan

15 Februari 2026 - 13:22

Wali Kota Pasuruan Resmikan Kampung Koeno Bangilan, Angkat Wisata Heritage dan Kuliner Lokal

14 Februari 2026 - 12:40

Ibu-Ibu PKK Tampil Kreatif di Lomba Menghias Kue Tart Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340

13 Februari 2026 - 16:04

Sambut Tahun Kuda Api, Warga Tionghoa Pasuruan Gelar Ritual Cuci Patung dan Ayak Abu

13 Februari 2026 - 14:38

Trending di Berita Pasuruan