Inilah 5 Manfaat Puasa bagi Tubuh, Otak, dan Jiwa

Berpuasa di bulan suci ramadan, memiliki banyak keistimewaan dibanding dengan berpuasa di bulan-bulan lainnya. Diantara banyaknya keistimewaan yang ada di bulan ramadan ini, terdapat 5 manfaat yang akan dirasakan bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan ramadan tersebut.

Berikut ini 5 bukti bahwa puasa di bulan ramadan banyak manfaatnya, yang dikutip dari situs Datdut.Com (Kabarpas Group):

1. Lebih Fokus ke Rohani
Pada saat berpuasa, kita dialihkan dari menu jasmani ke menu rohani, lho. Kita seperti diarahkan untuk sejenak mengenyampingkan tuntutan jasmani agar bisa berkonsentrasi memenuhi tuntutan rohani. Dengan berpuasa, jiwa menjadi tentram. Melalui puasa, perilaku hidup kita diubah dari ketidaksadaran menuju kesadaran, dari kecerobohan menuju kehati-hatian. Cara hidup kita pun ditata ulang dari lemah menjadi kuat, dari malas menjadi semangat, dari tidak peduli menjadi peduli. Keletihan fisik pun disulap menjadi kekuatan mental. Nah, di sinilah puasa bermanfaat untuk menyegarkan kembali rohani dari kegetiran dan kesibukan duniawi.


2. Ubah Mindset Soal Makan

Ramadan juga mengingatkan kita bahwa kita makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Ketika semuanya sudah terpatri rapi di dalam diri kita, kita akan merasakan banyak hal yang luar biasa. Saat itulah kita akan bisa merasakan kenikmatan lapar, setelah kita terbiasa kenyang. Ingat, kekenyangan yang justru sering menyebabkan kita mengalami dyspepsia (salah pencernaan). Nah, perubahan mindset ini penting banget lho.

3. Mengembalikan Keteraturan Hidup

Puasa sendiri lebih berfungsi untuk mengembalikan keteraturan hidup, mengatur keperluan hidup, serta menormalkan hidup dalam siklus setahun. Para ahli Fisika berpendapat bahwa semua makhluk hidup pasti melalui masa jenuh makan, sekalipun banyak makanan tersedia bagi mereka. Ini dialami oleh burung, ikan, dan bahkan jenis serangga. Hal itulah yang kemudian menarik perhatian para ahli terhadap gejala ini. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, akhirnya terbukti bahwa binatang pun mampu menjaga eksistensi dan kelangsungan hidupnya justru di saat mereka menjalani aktivitas puasa pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya.

4. Fungsi Terapi dalam Puasa

Para ahli kedokteran modern berpendapat bahwa puasa merupakan salah satu sarana terpenting untuk pengobatan saat ini. Ketika seseorang menjalankan puasa, itu berarti ia sedang menenangkan organ-organ tubuhnya dari keletihan sepanjang tahun. Dengan kata lain, puasa dapat dijadikan sebagai sarana pemeliharaan dan pembaruan organ-organ tubuh. Puasa juga dapat memperbaiki organ pencernaan, sehingga pada saat yang sama peredaran darah dapat terhindar dari tekanan yang terjadi secara terus-menerus sepanjang waktu. Masih tak mau berpuasa?

5. Menata Sirkulasi Energi

Seluruh organ tubuh akan bergerak menuju satu titik pusat kekuatan. Kekuatan itulah yang nantinya akan didistribusikan kembali pada tubuh, sehingga tubuh mendapatkan semua kebutuhannya dari dalam. Pada saat itulah, fungsi organ tubuh akan kembali bekerja secara sempurna. Ingat, lho, tubuh manusia terdiri dari bermacam bagian yang terus-menerus memerlukan energi berupa zat glukosa. Zat itu diperoleh tubuh dari sari makanan yang dikonsumsi, lalu diproses menjadi glukosa yang dihisap dari usus, kemudian masuk ke saluran darah. Masuknya glukosa ke saluran darah diikuti oleh insulin yang dipisahkan oleh pankreas. Pankreas inilah yang bekerja untuk membantu sel-sel darah membakar glukosa untuk bisa mengeluarkan energi yang diperlukan sehari-hari. Setelah sel-sel itu mendapat energi tersebut, maka sisa glukosa akan disimpan dan kemudian akan membentuk lemak dan berat tubuh. Dan, puasa bermanfaat untuk menata kembali sirkulasi energi. (***/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *