Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 9 Sep 2014

Ini Komentar Bupati Pasuruan, Terkait Pilkada Tak Langsung


Ini Komentar Bupati Pasuruan, Terkait Pilkada Tak Langsung Perbesar

Panggungrejo (Kabarpas.com) – Usulan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tidak langsung atau melalui DPRD seperti zaman Orba, yang saat ini didukung Koalisi Merah Putih di DPR RI tersebut, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satunya yaitu Bupati Pasuran yang menyatakan kalau dirinya tidak sepakat dengan hal tersebut.

“Secara pribadi saya kurang sepakat. Karena menurut saya hal itu merupakan sebuah bentuk kemunduran demokrasi. Jadi apa namanya, sekarang rakyat yang punya kesempatan, yang punya hak besar untuk memilih. Soal mahal atau tidak itu tergantung, tapi kalau langsung itu rakyat bisa nenentukan sesuai dengan pilihan dan keinginannya,” ujar Irsyad, Selasa (9/09/2014).

Menurut pria yang juga ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan ini mengatakan, bahwa pilkada langsung merupakan kesempatan bagi rakyat untuk menentukan pemimpinnya sesuai hati nurani mereka masing-masing. “Itu hak rakyat untuk memilih,” tandasnya.

Selain itu, saat disinggung mengenai seberapa besar peluangnya, apabila seandainya dirinya yang maju dalam pilkada dengan sistem pilkada secara tidak langsung tersebut, Irsyad mengaku belum tentu bakal terpilih sebagai bupati.

“Belum tentu juga, apakah peluangnya lebih besar di DPRD atau di masyarakat. Tapi yang jelas saya sudah pernah merasakan pemilihan langsung oleh masyarakat. Dan masyarakat itu yang tahu persis. Wong presiden, gubernur saja dipilih langsung oleh mereka,” ucap pria yang juga adik kandung Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf tersebut.

Seperti yang marak diberitakan di berbagai media massa belakangan ini, sejumlah fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih di DPR RI saat ini sepakat untuk mengusulkan RUU Pilkada secara tidak langsung dengan lewat DPRD.

Usulan tersebut, rencananya bakal dibahas lagi dalam Rapat Panja dengan seluruh fraksi di DPR kabupaten setempat pada pekan ini. Sementara, koalisi pengusung Jokowi-JK lebih setuju dengan sistem Pilkada secara langsung atau dipilih rakyat. (mad/sym).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

DP3AKB Jember Masuk 5 Besar PPA Award Jawa Timur

17 Juni 2025 - 20:13

DP3AKB Jember Sebut Stunting Bisa Ditekan dengan Pemenuhan Gizi dan Pola Hidup Sehat

17 Juni 2025 - 19:29

Kasatpol PP Pemkab Jember Pimpin Prosesi Pembaretan Anggota Baru dari Unsur CPNS dan P3K

17 Juni 2025 - 18:15

Sengketa 4 Pulau Aceh ke Sumut, JCC: Mendagri Jangan Repotkan Presiden Prabowo

16 Juni 2025 - 11:13

Koperasi Desa Sidomulyo Jadi Percontohan se-Indonesia, Sekda Jupriono: Ini Jadi Pemicu Ekonomi di Desa

15 Juni 2025 - 22:41

Hore! 2 Dusun di Desa Plalangan Kini Diterangi Lampu-lampu PJU Berkat TMMD Kodim 0824/Jember

28 Mei 2025 - 08:20

Trending di KABAR NUSANTARA