Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 5 Feb 2026

Home Care Diluncurkan, DPRD Jember Dorong Jangkauan hingga Pelosok 


Home Care Diluncurkan, DPRD Jember Dorong Jangkauan hingga Pelosok  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemkab Jember bersiap meluncurkan layanan Mobil Home Care sebagai terobosan memperluas akses pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil. Program ini dirancang untuk menjawab persoalan keterbatasan akses layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan yang kesulitan menjangkau fasilitas medis.

Layanan Home Care dilatarbelakangi kondisi geografis Jember yang memiliki banyak wilayah perdesaan dengan jarak jauh dari puskesmas maupun rumah sakit, serta keterbatasan sarana transportasi dan kondisi jalan. Situasi tersebut kerap membuat ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, hingga masyarakat miskin terlambat mendapatkan layanan kesehatan.

Selain itu, minimnya kunjungan rutin tenaga medis menyebabkan sejumlah kondisi berisiko tinggi, seperti preeklamsia pada ibu hamil atau gizi buruk pada anak yang sering tidak terdeteksi sejak dini.

Program Mobil Home Care ditujukan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat dengan keterbatasan mobilitas maupun yang tinggal di wilayah sulit dijangkau. Pemkab Jember menargetkan layanan ini mampu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta angka stunting, sekaligus memenuhi target Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Selain pelayanan medis, tim Home Care juga memberikan edukasi dan konsultasi langsung terkait gizi seimbang serta perawatan kesehatan kepada keluarga.

Layanan Home Care diprioritaskan bagi ibu hamil, bersalin, nifas, bayi, dan balita yang memiliki masalah kesehatan atau berisiko stunting. Selain itu, sasaran layanan juga mencakup lansia dengan keterbatasan aktivitas harian atau penyakit kronis, penyandang disabilitas, hingga tokoh masyarakat yang berdasarkan hasil skrining membutuhkan layanan kesehatan di rumah.

Pelayanan tersedia setiap hari selama 24 jam. Pasien gawat darurat akan dijemput menggunakan ambulans dan dirujuk ke puskesmas, sementara pasien non-gawat darurat akan dijadwalkan oleh tim puskesmas sesuai kriteria. Bagi warga yang tidak memenuhi kriteria Home Care, tetap diarahkan ke layanan puskesmas pembantu, ponkesdes, atau telekesehatan.

Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha dari Fraksi PDI Perjuangan, menyatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap program Home Care yang digagas Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait.

“Dengan adanya layanan home care ini, harusnya lebih bisa menjangkau masyarakat ke lingkungan yang paling dalam, termasuk Bandealit dan daerah-daerah terpencil lainnya,” ujar Indi, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, layanan Home Care jangan hanya difokuskan pada wilayah yang mudah dijangkau, tetapi justru diproyeksikan untuk daerah-daerah yang selama ini minim akses layanan kesehatan.

“Kami di Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan sangat mendukung program ini, dengan catatan agar diprioritaskan untuk wilayah terpencil,” tegasnya.

Indi juga berharap program Home Care tidak berhenti pada tahap awal peluncuran, melainkan terus dikembangkan dan diperluas cakupannya.

“Ke depan, harapan kami layanan ini bisa dikembangkan lagi, misalnya untuk pelayanan gizi ibu hamil dan anak, penjemputan lansia yang bermasalah kesehatan, serta ibu dan anak dari keluarga tidak mampu,” katanya.

Menurut DPRD, program Home Care merupakan wujud layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan upaya penguatan layanan kesehatan dasar di Jember.

Peluncuran Mobil Home Care ini diharapkan menjadi salah satu program unggulan Pemkab Jember dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada warga, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kematian ibu dan anak serta stunting. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

BPJS Ketenagakerjaan dan KADIN Kota Pasuruan Teken Kerja Sama Perluas Perlindungan Jamsostek

5 Februari 2026 - 16:50

Komisi C DPRD Jember Dukung Penertiban Kabel FO oleh Satgas Infrastruktur, Soroti Potensi PAD hingga “Hutan Tiang” Ilegal

5 Februari 2026 - 13:03

Satgas Kembali Beraksi, Kabel Ilegal di Tiang PJU Ditertibkan

5 Februari 2026 - 12:59

Optimistis Raih Predikat WBBM, Rutan Kraksaan Teguhkan Pembangunan Zona Integritas

5 Februari 2026 - 08:29

DPRD Pasuruan Bentuk Pansus Tatib, Sesuaikan Regulasi dan SOTK OPD

5 Februari 2026 - 07:54

Konflik Antar Kelompok Nelayan di Pasuruan Pecah, Sejumlah Perahu Dibakar

5 Februari 2026 - 01:31

Trending di Berita Pasuruan