HMI Ajak Masyarakat Putus Mata Rantai Covid-19

Tuban, Kabarpas.com – Indonesia kini memasuki bulan ketujuh dalam penanganan virus corona, namun demikian belum ada tanda-tanda bahwa virus tersebut bisa dikendalikan. Kasus baru Covid 19 masih terjadi dan angkanya masih cukup tinggi.

Tak hanya Indonesia, Covid 19 memang telah di tetapkan sebagai pandemi global dan menjadi persoalan dan tantangan bagi hampir semua negara di belahan dunia. Berbagai upaya dan kebijakan telah dilakukan untuk bisa memutus rantai virus tersebut. Dan terakhir beberapa negara telah berpacu untuk membuat vaksin yang kita harapkankan bisa menjadi solusi besar pengendalian covid 19.

Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tuban mengajak kepada masyarakat agar membangun kesadaran diri untuk kepentingan yang lebih luas yakni membantu memutus rantai corona virus dengan cara mematuhi protokol kesehatan yang telah di tetapkan yaitu dengan disiplin memakai masker, cuci tangan, dan social distancing.

Ali Makhrus ketua umum HMI Cabang Tuban mengatakan saat ini hal terpenting sebelum aspek medical baik obat ataupun vaksin ditemukan dan teruji secara ilmiah maka melaksanakan protokol kesehatan adalah langkah terbaik untuk membantu masyarakat, negara dan dunia dalam mengendalikan wabah penyakit ini. Dan faktor keberhasilan hal tersebut menurut Ali jika masing masing individu taat dan sadar.

“Penekanannya bukan pada sebatas melaksanakan tapi pada kesadaran, karena dengan kesadaran orang akan melaksanakan meski ada atau tidak pihak yang mengawasi” kata Ali Makhrus, Senin (5/10/2020).

Ali menjelaskan, kesadaran seseorang untuk menjalankan protokol kesehatan akan membentuk prilaku saling melindungi satu dengan yang lain.

“Apalagi masyarakat di Tuban pada bulan desember 2020 nanti akan melaksanakan Pilkada, sehingga kedisiplinan dalam hal protokol kesehatan harus benar benar di tanamkan” tambah aktivis asal kampus Unirow ini.

HMI Cabang Tuban sendiri dalam upaya membantu pemerintah menangani dampak pandemi covid 19 telah beberapa kali melaksanakan kegiatan baksos dalam bentuk pemberian sembako termasuk APD kepada masyarakat khususnya lapisan bawah dan kedepan akan terus di upayakan untuk dilaksanakan.

“Kami juga sangat menyadari bahwa pandemi ini selain dari hal kesehatan juga berdampak hebat pada permasalahan ekonomi masyarakat, karena itu kami ingin berpartisipasi sebisa mungkin selain campaign protokol kesehatan juga berbagi pada mereka yang kurang mampu ekonominya,” pungkas Ali. (***/lid).