Reporter: Emen Sugeng Hariyono
Editor: Ismatul Uliyah
Pasuruan, Kabarpas.com – Memasuki hari kedua, Selasa (10/02/2026), upaya pencarian terhadap Suparto (55), nelayan asal Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton, terus diintensifkan. Tim SAR gabungan kini memfokuskan penyisiran di titik koordinat perairan Kisik, Desa Kalirejo, hingga perairan Kraton.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (09/02/2026). Korban diketahui sedang melaut sendirian untuk mencari rajungan (kepiting). Namun, cuaca ekstrem yang melanda perairan Pasuruan membuat perahunya mengalami kendala serius.
Menurut saksi mata di lapangan, korban sempat terlihat oleh nelayan lain sedang berenang dan berteriak meminta tolong. Sayangnya, upaya penyelamatan warga saat itu gagal total lantaran tingginya ombak yang menghalangi pergerakan perahu penolong.
Guna mempercepat penemuan korban, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Pasuruan Kota, Basarnas, BPBD Kabupaten & Kota Pasuruan, Relawan, serta masyarakat nelayan lokal.
”Kami melaksanakan patroli dan penyisiran di perairan Kraton. Hari ini fokus utama adalah perluasan area pencarian,” ujar Komandan Kapal X 1048, Aiptu Wawan Harianto.
Radius penyisiran kini diperlebar hingga 26 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Meski pencarian dilakukan secara masif, petugas di lapangan menghadapi kendala alam yang cukup berat.
”Tantangan utama saat ini adalah kondisi ombak yang masih besar serta cuaca yang tidak menentu di tengah laut,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Suparto masih belum ditemukan. Tim SAR berkomitmen akan terus melakukan penyisiran hingga batas waktu yang ditentukan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (emn/lya).



















