Hadir di Kampus Yudharta, Ketua Umum PBNU Minta Mahasiswa Berjuang di Jalan yang Benar

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Maraknya aksi demo mahasiswa yang belakangan ini terjadi di tanah air, menjadi keprihatinan tersendiri bagi Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Siradj. Dalam pemaparannya, Kiai Said meminta agar mahasiswa berjuang di jalan yang benar.

Pernyataan itu disampaikan, Kiai Said saat menjadi pembicara dalam acara Stadium General dan Lokakarya Internasional bertajuk “Membangun Sumber Daya Manusia Unggul yang Religius Pluralistik Menuju Indonesia Emas”, di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan.

“Saya minta mahasiswa Yudharta berjuang di jalan yang benar. Dan jangan ikut – ikut aksi yang tidak benar serta nggak jelas, sampai harus tidak masuk kuliah segala,” tegas Kiai Said, Rabu (25/9/2019).

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama. Ulama lulusan Timur Tengah ini juga mengatakan bahwa Islam di bumi Nusantara mempunyai karakter yang tak bisa dipisahkan antara Islam dan Nasionalisme atau kebangsaan.

“Dengan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), telah membuktikan kalangan pesantren dan umat Islam secara luas telah turut memberikan andil yang besar,” tegasnya.

Oleh karena itu, dihadapan para peserta studium general tersebut, Kiai Said mengingatkan agar bersyukur hidup di Indonesia karena relasi antara agama dan negara telah selesai.

Untuk sekadar diketahui, Studium General oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj ini merupakan pembuka dari rangkaian The 3rd International Workshop and Training on Islam Nusantara Research Methodology, yang bekerjasama dengan PW Lembaga Ta’lif wa Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur dan Universitas Yudharta Pasuruan yang berlangsung sejak 25 hingga 27 September 2019. (ajo/tin).