Gus Amak Minta Pengurus dan Warga NU Tetap Pertahankan Pancasila sebagai Falsafah Negara Indonesia

Pasuruan, Kabarpas.com – Di momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar setiap tanggal 1 Oktober, Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH Nailur Rochman menghimbau kepada seluruh pengurus dan warga NU agar tetap mempertahankan Pancasila sebagai falsafah negara Indonesia.

“Kami menghimbau kepada pengurus dan warga NU agar terus mempertahankan, menaati dan menjaga kelestarian Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara Indonesia,” ujar ulama muda yang akrab disapa Gus Amak tersebut.

“K.H.R. As’ad Syamsul Arifin sebagai salah satu Muassis NU berpesan bahwa Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara Indonesia harus ditaati, harus diamalkan, harus tetap dipertahankan dan harus dijaga kelestariannya,” tambahnya.

Menurutnya, masyarakat harus belajar memahami sejarah perumusan Pancasila, dimulai dari Pidato Soekarno tanggal 1 Juni 1945 dengan adanya wacana tentang Pancasila, Trisila dan Ekasila. Rumusan itu kemudian kembali lagi menjadi Pancasila yang disebut Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945.

Sehingga tidak ada lagi konsep Trisila dan Ekasila. Sebab pada akhirnya, tepat tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila disahkan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang final dan sah.

“NU adalah salah satu perumus Pancasila, harus tetap menjaga Pancasila, itu sudah final. Untuk itu kita sebagai warga NU harus melawan bentuk upaya apapun yang mencoba mendistorsi atau mendegradasi Pancasila sebagai falsafah negara. Apalagi dalam konteks sikap NU terhadap RUU HIP, sikap PBNU sudah jelas, yaitu menolak RUU HIP,” pungkasnya. (***/oci).