Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu Desak Dewan Segera Lakukan Interplasi Tapal Batas Ijen

Banyuwangi, Kabarpas.com – Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu mendesak DPRD Banyuwangi segera melakukan interpelasi terhadap permasalahan batas wilayah TWA Kawah Ijen.

Bondan Madani Koordinator Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu mengatakan, DPRD sebagai lembaga legslatif yang mempunnyai fungsi pengawasan terhadap kinerja bupati,  harus segera menggunakan interpelasinya mengenai persoalan Kawah Ijen yang sebagian wilayahnya diserahkan kepada Kabupaten Bondowoso.

Menurutnya DPRD seharusnya kompak dan tak ada perpecahan pendapat mengenai persoalan yang menyangkut aspirasi masyarakat Banyuwangi tersebut. Bahkan kata dia, pihaknya sebagai warga masih peduli terhadap persoalan Kawah Ijen agar sebagian wilayahnya tak diakui oleh kabupaten lain.

“Bupati harus mempertanggungjawabkan pernyataannya secara resmi kepada masyarakat, apa alasan dia menandatangani kesepakatan pembagian wilayah Kawah Ijen dengan Kabupaten Bondowoso, sehingga masyarakat jelas”, tegasnya.

Sementara itu Ruliyono Wakil Ketua DPRD Banyuwangi mengatakan, yang pertama dalam forum tersebut sepakat wilayah Kawah Ijen harus tetap masuk wilayah Banyuwangi.

“Nanti ada dua cara, dibanmuskan dulu untuk dibacakan di paripurna, setelah dibacakan baru dimintai persetujuan, jika lebih banyak yang setuju, maka dilanjutkan interpelasi, namun jika sebaliknya, maka ya tak bisa dilanjut, itu mekanismenya”, jelasnya.

Menurutnya lanjut dan tidaknya penggunaan hak interpelasi dewan tersebut nantinya tergantung keputusan di rapat Badan Musyawarah DPRD Banyuwangi yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu berencana menggelar aksi demonstrasi mengenai permasalahan tersebut. Namun karena pertimbangan pandemi covid -19, sehingga lebih memilih menyampaikan aspirasi dengan cara audiensi. Dalam audiensi mereka diterima tiga pimpinan dewan, yakni Ruliyono, Ali Mahrus dan Michael Edy Hariyanto, di Ruang Komisi Satu DPRD Banyuwangi, Senin (26/07/21). (bht/pen).