Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 29 Jan 2026

FRMJ Gelar Aksi dan Sampaikan Sikap, Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden


FRMJ Gelar Aksi dan Sampaikan Sikap, Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden Perbesar

Jombang, Kabarpas.com – Lebih kurang 75 orang masa yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) menggelar aksi penyampaian sikap di halaman Mapolres Jombang, Jawa Timur, Kamis (29/1/2026). Dalam aksi tersebut, FRMJ secara tegas menyatakan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah kendali Presiden Republik Indonesia.

Aksi penyampaian aspirasi ini mendapat respons positif dari Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR. Ia mengapresiasi dukungan yang disampaikan oleh elemen masyarakat tersebut dan menilai hal itu sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menurut AKBP Ardi Kurniawan yang didampingi Wakapolres Kompol Syarlis, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan struktur yang ideal untuk menjaga independensi, profesionalisme, serta kecepatan pengambilan keputusan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Forum Rembug Masyarakat Jombang atas dukungan yang diberikan kepada Polri. Kami memandang Polri tetap berada di bawah Presiden adalah posisi yang ideal agar tetap independen dan mampu bergerak cepat dalam memberikan pelayanan terbaik serta hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan masyarakat menjadi energi dan motivasi tersendiri bagi jajaran Polres Jombang dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum setempat.

“Dukungan ini sangat berarti bagi kami di Kepolisian Resort Jombang. Ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator LSM FRMJ, Joko Fattah Rochim, menjelaskan bahwa pihaknya secara tegas mendukung pernyataan Kapolri terkait posisi Polri. Ia menilai, apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian, hal tersebut justru berpotensi menimbulkan kerumitan birokrasi.

“Kami mendukung apa yang disampaikan Bapak Kapolri. Jika Polri berada di bawah kementerian, itu tidak ideal. Kami sepakat Polri tetap berada langsung di bawah Presiden,” kata Fattah.

Ia juga mengkhawatirkan adanya potensi kepentingan yang beragam apabila Polri berada di bawah kendali kementerian tertentu, sehingga dikhawatirkan dapat menghambat penanganan persoalan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Kalau nanti dikendalikan kementerian, bisa muncul banyak kepentingan. Bukan hanya soal korupsi, tetapi juga kepentingan masyarakat. Misalnya dalam penanganan kriminal atau pembunuhan, jangan sampai justru terhambat. Yang dirugikan nanti adalah masyarakat,” pungkasnya. (Har/Ian).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Honda BeAT Day 2026 Perkuat Sinergi Komunitas dan Kebersamaan Bikers

16 Februari 2026 - 16:40

Diduga Jadi Tempat Maksiat, Puluhan Warung di Pasuruan Diobok-obok Satpol PP

16 Februari 2026 - 16:27

Update Banjir Jember: 7.445 KK Terdampak, Pemkab Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

16 Februari 2026 - 16:21

Luar Biasa! 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

16 Februari 2026 - 16:18

Ribuan Warga Padati Lapangan Mangli, Launching All New Vario 125 Street di Jember Berlangsung Meriah

16 Februari 2026 - 07:24

Scoopy Romantic Music Corner Hadirkan Nuansa Hangat Akhir Pekan di Kayutangan Heritage Malang

16 Februari 2026 - 07:19

Trending di Kabar Otomotif