Forum UKM MANDIRI Jatim Gelar Sekolah Kelas Bisnis di 30 Kota/Kabupaten

Probolinggo, Kabarpas.com – Forum UKM MANDIRI Jatim menggelar Sekolah Kelas Bisnis di 30 Kota/Kabupaten. Dan untuk kali ini, Sekolah Kelas Bisnis diselenggarakan di Kantor Dinas Usaha Koperasi Kecil, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo.

Hadir sebagai narasumber dalam acara ini, Ketua Forum UKM Mandiri Jatim yang juga sekaligus founder Sekolah Kelas Bisnis, Nico Trisno P. Acara ini dibuka langsung oleh Kabid UKM DKUPP Kota Probolinggo, Robi Susanto. Serta dihadiri oleh Ketua UKM Kota Probolinggo Samsul Heru.

Di hadapan puluhan peserta Sekolah Kelas Bisnis, pria yang saat ini aktif sebagai instruktur di UPT BLK Pandaan milik Disnaker Provinsi tersebut, menyampaikan materi tentang manajemen bisnis dan kewirausahaan.

“Dalam sebuah kegiatan usaha diperlukan beberapa strategi serta manajerial yang baik agar bisa tetap bertahan dan menghasilkan banyak keuntungan. Sebab saya yakin ketika Anda memutuskan untuk terjun ke dalam dunia usaha, maka Anda sangat mengharapkan agar usaha yang Anda rintis dapat terus bertahan dan berkembang dengan prospek yang positif,” ujar Nico saat menyampaikan materinya di hadapan puluhan peserta.

Tampak para peserta yang berasal dari sejumlah UKM yang ada di wilayah Kota Probolinggo itu, sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh Nico.

Kegiatan ini merupakam kerjasaama antara forum UKM MANDIRI Jatim demgan Dinas Koperasi Jatim dan pemerintah setempat. Selain digelar di Kota Probolinggo, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kabupaten Jember. Untuk di Kabupaten Probolinggo akan digelar pada 3 Maret 2020 nanti.

Ditemui Kabarpas.com seusai acara, Nico menyampaikan bahwa Sekolah Kelas Bisnis yang ia dirikan itu tidak hanya digelar di Kota Probolinggo, melainkan nantinya akan digelar secara bergantian di 30 Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Timur.

“Melalui Sekolah Kelas Bisnis ini, kami akan menambah wawasan mengenai pola pikir/mindset bagi pelaku UKM, Kaum Milenial, Pemula UKM tentang strategi kewirausahaan. Sekaligus memberikan Pendidikan & Pelatihan Mengelola Usaha,” ujar┬ápria yang pernah menjabat sebagai Komisioner Panwaslu Kota Pasuruan 2017-2018 tersebut.

Tak hanya itu, pria yang kerap diundang menjadi narsum di acara kedinasan dan UKM itu juga menambahkan bahwa para peserta yang mengikuti Sekolah Kelas Bisnis ini akan mendapatkan materi meliputi perencanaan usaha, tekhnik pemasaran, jati diri wirausaha, manajemen kewirausahaan, kelayakan usaha, dan etika kewirausahaan. Serta cara jitu berbisnis online.

Dijelaskan, untuk metode pembelajaran dilakukan melalui presentasi yang disampaikan oleh para pemateri melalui layar proyektor, dan setiap peserta juga akan mendapat modul.

“Selain itu dalam metode pembelajaran ini juga dilakukan konsultasi, motivasi, dan tanya jawab. Dengan waktu pembelajaran selama 3 jam. Yakni, dari pukul 09.00 wib – 11.00 wib,” pungkas pria yang juga menjadi Dosen tamu di Fakultas Ekonomi Unmer Pasuruan Matkul Kewirausahaan tersebut. (***).