Diskriminatif, Wartawan Harian Bangsa Dilarang Masuk untuk Meliput Acara KPU

Pasuruan, Kabarpas.com – Ahmaf Fuad salah satu wartawan dari media Harian Bangsa mendapat perlakuan diskriminatif oleh salah seorang petugas KPU Kota Pasuruan. Kamis (24/9/2020).

Mas Fuad panggilan akrab wartawan tersebut dilarang masuk untuk meliput acara Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Walikota Pasuruan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Pasuruan.

“Maaf mas mana id cardnya. Di dalam sudah penuh jadi tidak bisa masuk,” ucap  petugas berbaju batik coklat yang memakai id gantungan bertuliskan KPU.

Pantauan di lokasi, sejumlah orang yang baru saja datang setelah wartawan Harian Bangsa ini justru masih diperbolehkan untuk masuk.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pasuruan, Royce Diana Sari saat dikonfirmasi mengenai hal ini melalui pesan singkat whatsApp masih belum menjawab. (***/hib).