Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 6 Okt 2018

Dihadapan Kiai dan Santri, Sandiaga Uno Berdiskusi Tentang Perekonomian Pesantren


Dihadapan Kiai dan Santri, Sandiaga Uno Berdiskusi Tentang Perekonomian Pesantren Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Diaz Octa

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 2 pada Pilpres 2019, berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga Uno berdiskusi dengan para ulama tentang perekonomian berbasis pondok pesantren.

Cawapres pasangan Prabowo Subianto, yang memiliki nama lengkap Sandiaga Salahudin Uno mengajak para ulama di Probolinggo berdiskusi tentang perekonomian. Bagaimana perekonomian tersebut nantinya disandingkan dengan pembiayaan berbasis Koperasi Pesantren (Koputren). Mengingat, pembinaan koputren sudah dilakukan oleh pihak Sandiaga Uno di beberapa daerah.

Potensi alam yang dimiliki Kabupaten Probolinggo, seperti tembakau, bawang merah, serta wisata pesisir pantai, bisa dilaksanakan dari kalangan pesantren. Mengingat Probolinggo juga banyak pondok pesantren.

Selain itu, Sandiaga Uno juga menjelaskan bila program tersebut dapat berjalan seluruhnya dan berskala nasional, maka perekonomian rakyat akan tercipta. Bahkan bisa menambah lapangan pekerjaan. Disusul dengan rencana pemerintah mengurangi import. Sehingga perekonomian rakyat semakin kuat.

“Perekonomian berbasis pesantren. Disandingkan pendanaan koperasi pesantren. Sudah ada binaan kami dan bila sudah merata dan berskala internasional,” papar Sandiaga Uno.

“Tidak ada mobilisasi, hanya silaturrahmi dan diskusi perekonomian berbasis pesantren. Masyarakat sudah cerdas menentukan pilihan untuk menuju Indonesia lebih baik,” ujar KH Ahmad Faiz Abdul Haq Zaini, Pengasuh Ponpes Nurul Jadid. (wil/diz).

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Update Banjir Jember: 7.445 KK Terdampak, Pemkab Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

16 Februari 2026 - 16:21

Luar Biasa! 36 Ribu Siswa Berebut Kursi Madrasah Unggulan, Kemenag: Bukan Lagi Sekolah Alternatif

16 Februari 2026 - 16:18

Tak Sekadar Belajar, Kemenag Perkuat Karakter Anak di RA Lewat Kurikulum Cinta

16 Februari 2026 - 06:45

Bupati Fawait Wadul Gubernur, Pemprov Langsung Turun Tangan: Infrastruktur Rusak Pascabanjir Jember Diprioritaskan 

15 Februari 2026 - 19:37

Fokus di Lapangan, Bupati Jember Tangani Banjir Tanpa Gimik

15 Februari 2026 - 09:25

Jember Tetapkan Status Tanggap Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem

15 Februari 2026 - 09:22

Trending di KABAR NUSANTARA