Reporter : Moch Wildanov
Editor : Diaz Octa
Probolinggo, Kabarpas.com – Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 2 pada Pilpres 2019, berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga Uno berdiskusi dengan para ulama tentang perekonomian berbasis pondok pesantren.
Cawapres pasangan Prabowo Subianto, yang memiliki nama lengkap Sandiaga Salahudin Uno mengajak para ulama di Probolinggo berdiskusi tentang perekonomian. Bagaimana perekonomian tersebut nantinya disandingkan dengan pembiayaan berbasis Koperasi Pesantren (Koputren). Mengingat, pembinaan koputren sudah dilakukan oleh pihak Sandiaga Uno di beberapa daerah.
Potensi alam yang dimiliki Kabupaten Probolinggo, seperti tembakau, bawang merah, serta wisata pesisir pantai, bisa dilaksanakan dari kalangan pesantren. Mengingat Probolinggo juga banyak pondok pesantren.
Selain itu, Sandiaga Uno juga menjelaskan bila program tersebut dapat berjalan seluruhnya dan berskala nasional, maka perekonomian rakyat akan tercipta. Bahkan bisa menambah lapangan pekerjaan. Disusul dengan rencana pemerintah mengurangi import. Sehingga perekonomian rakyat semakin kuat.
“Perekonomian berbasis pesantren. Disandingkan pendanaan koperasi pesantren. Sudah ada binaan kami dan bila sudah merata dan berskala internasional,” papar Sandiaga Uno.
“Tidak ada mobilisasi, hanya silaturrahmi dan diskusi perekonomian berbasis pesantren. Masyarakat sudah cerdas menentukan pilihan untuk menuju Indonesia lebih baik,” ujar KH Ahmad Faiz Abdul Haq Zaini, Pengasuh Ponpes Nurul Jadid. (wil/diz).



















