Reporter : Moch Wildanov
Editor : Agus Hariyanto
Probolinggo, Kabarpas.com – Orangtua salah satu murid renang, melaporkan Asisten pelatih renang Olympic di komplek GOR Mastrib, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. (04/03/2019).
Asisten pelatih ini dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA ) Polres Probolinggo Kota oleh orang tua korban karena diduga telah melakukan hal tidak senonoh terhadap buah hatinya sekitar Oktober 2018 lalu.
Kepada wartawan kabarpas.com biro Probolinggo, NH, (4) orang tua korban menceritakan, perbuatan asisten pelatih renang berinisial DJ melakukan pencabulan dengan mengulum kemaluan anaknya di kamar ganti kolam renang.
Korban saat itu hanya patuh dan menuruti ketika dipanggil pelaku ke kamar ganti, dan selesai mengulum pelaku mengancam korban agar tidak akan bercerita kepada siapapun termasuk kepada orang tuanya.
Kejadian ini terbongkar ketika, ada Gurauan antara teman dan korban yang didengar oleh US, dan karena curiga US kemudian mendesaknya dan akhirnya mengakui kalau telah dicabuli asisten pelatih renangnya.
“Saya kaget dan langsung lapor polisi, pada bulan Desmeber 2018, dan kemudian kasus ini diproses. Namun hingga kini pelaku tidak ditahan,” ujarnya.
“Saya takut kalau pelaku tidak ditahan, kelakuan asisten pelatih yang nyeleneh dan amoral ini akan terus dijalankan , sehingga tidak menutup kemungkinan akan bertambah korban serupa,” tambahnya.
Sementara itu Kasatreksim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi Dwi Susanto menuturkan, memang kasus ini sudah bergulir, bahkan pelaku statusnya kini naik menjadi tersangka.
“Polisi bukanya tidak melakukan penahanan namun masih menunggu hasil uji forensik HP tersangka dari Polda jatim,” tutupnya. (wil/gus).



















