Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 18 Nov 2015

Demo Tolak Tambang Emas “Tumpang Pitu”, Massa dan Polisi Adu Dorong


Demo Tolak Tambang Emas “Tumpang Pitu”, Massa dan Polisi Adu Dorong Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Aksi ratusan warga menolak tambang tumpang pitu di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, berujung dengan aksi dorong antara pendemo dengan petugas kepolisian. Rabu, (18/11/2015).

Ratusan masa yang mengatas namakan warga tolak tambang emas “Tumpang Pitu” tersebut berkonvoi menggunakan roda dua, dari kantor balai desa setempat, menuju proyek pengerjaan tambang emas tumpang pitu.

Sesampainya di salah satu pintu masuk proyek pertambangan, puluhan petugas kepolisian pun sudah mengahadang para pendemo untuk tidak masuk ke dalam proyek. Sehingga para pendemo akhirnya malakukan aksinya di tengah jalan menuju kantor PT. BSI tersebut.

Sejumlah pendemo pun secara bergantian melakukan orasi di tengah jalan itu. Dalam orasinya mereka menuntut agar proyek tambang tersebut segera di tutup,

“Sebelum negosiasi ini selesai kami meminta BSI angkat kaki dari sini,” ucap Edi Laksono salah satu orator dengan nada tegas.

Setelah lama berorasi, PT. BSI pun tak kunjung menemui masa, hal tersebut membuat suasana tambah memanas. Masa pun semakin tak terkontrol, sehingga dengan spontan mendesak masuk, dan tak pelak aksi saling dorong antara polisi dan pendemo pun tak terhindarkan.

Salah satu orator lain Suko menambahkan, masyarakat sekitar tumpang pitu yang mayorita petani sudah merasakan dampak dari proyek pertambangan tersebut. “Yang jelas kami meminta tambang ini di tutup,” tandasnya saat ditemui Kabarpas.com di lokasi.

Setelah dibujuk oleh petugas kepolisian akhirnya suasana kembali mereda, dan pewakilan PT. BSI menemui para pendemo. Mereka berjanji akan menyampaikan aspirasi pendemo ke kantor pusat di Jakarta. Namun, pendemo tidak puas dengan tanggapan PT. BSI jika tuntutannya tidak di penuhi pendemo mengancam akan membawa masa yang lebih banyak lagi. (dik/abu).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Om Banjir Om

9 Maret 2024 - 19:19

Saling Cokot, Empat Pengedar Sabu Diamankan

19 September 2023 - 13:45

Keluarga Pasien Meradang, Ada Konser di RSUD Bangil dengan Suara Musik Kencang

2 Agustus 2023 - 21:58

Gudang Rongsokan dan Rumah di Pasuruan Ludes Terbakar

21 Juli 2023 - 06:27

Dua Gudang Mebel di Pasuruan Ludes Terbakar

19 Juli 2023 - 23:20

Pelaku Pembunuh Pria dalam Karung Beras di Pasuruan Ditangkap

28 Juni 2023 - 23:08

Trending di Berita Pasuruan