Demo Tolak Omnibus Law di Kota Pasuruan Berlangsung Ricuh

Pasuruan, Kabarpas.com – Demo penolakan terhadap Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) masih terus marak di sejumlah daerah. Di Kota Pasuruan, demo yang dilakukan di Jalan Balaikota atau tepatnya di depan Gedung DPRD setempat ini berlangsung dengan ricuh.

Kericuhan terjadi saat perwakilan massa aksi yang menamakan diri ‘Aliansi Rakyat Pasuruan Bersatu’ satu demi satu berorasi. Semula situasi kondusif. Namun, tiba-tiba botol-botol air mineral mulai melayang ke halaman Gedung Dewan yang dijaga polisi.

Bahkan, terdengar suara lampu pecah, hingga terjadi kericuhan. Lemparan botol air mineral, batu dan lain-lain.

Tak ayal, untuk menghidarkan massa yang lebih anarkis. Polisi langsung mengaktifkan water canon dan menyemprotkan air ke massa yang mulai tidak terkendali. Massa didesak mundur sampai perempatan Jalan Balaikota.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan menyatakan siap menyampaikan aspirasi massa, yakni penolakan UU Cipta Kerja. Dewan segera mengirimkan tuntutan pendemo ke pusat.

“Ini menunjukkan masyarakat Kota Pasuruan menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Ini akan kita sampaikan ke pusat,” pungkasnya. (ajo/gus).