Demo Blokade Jalur Nasional Berakhir Ricuh

Pasuruan (Kabarpas.com) – Ratusan massa yang berasal dari Tajul Muslimin memblokade jalur nasional Surabaya-Malang, tepatnya di depan pabrik rokok PT. H.M. Sampoerna, jalan raya Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Akibat aksi massa ini, membuat arus lalu-lintas di jalur tersebut menjadi terganggu. Bahkan, aksi ini pun berakhir dengan ricuh. Puluhan orang yang ikut dalam aksi tersebut, diamankan petugas kepolisian lantaran diduga menjadi provokator.

Pantauan Kabarpas.com di lokasi, ratusan massa itu datang ke lokasi sekitar pukul 10.00 Wib dengan membawa mobil dan motor. Sesampainya di lokasi mereka berusaha untuk merangsek ke dalam pabrik. Namun, upaya mereka dihadang oleh petugas yang sudah berjaga-jaga di depan pabrik tersebut.

Mereka pun kemudian memilih untuk berorasi di tengah jalan dan mereka juga langsung memblokade jalur nasional yang menghubungkan Surabaya – Malang itu.

“Kedatangan kami ke sini hanya untuk meminta pertanggungjawaban pihak PT.H.M. Sampoerna, untuk membayar tanah milik warga yang sudah lama dikuasai pabrik,” ujar Mala Khunaifi, koordinator aksi dari Tajul Muslimin tersebut kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Kamis (02/06/2016).

Aksi demo ini membuat Kapolres Pasuruan yang baru, AKBP M Aldian dan sejumlah perwira lain di Polres setempat langsung turun ke jalan, guna memantau aksi demo ratusan massa itu. Bahkan, petugas kepolisian setempat berusaha melakukan negosiasi dengan para pendemo untuk membuka jalur nasional yang telah mereka blokade tersebut.

demo ricuh copy

Upaya persuasif yang telah dilakukan petugas kepolisian itu, ternyata tidak digubris oleh para pendemo. Sehingga petugas langsung melakukan tindakan tegas dengan membuka blokade jalan yang dibuat oleh pendemo.

Sejumlah pendemo lainnya, yang melihat adanya polisi membuka blokade jalan langsung berusaha menghentikan aksi polisi tersebut. Sehingga kericuhan pun tidak dapat dihindarkan lagi. (jon/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *