Dampak Panas Menyengat, Warga Kota Probolinggo Iseng Menggoreng Telur di Bawah Matahari

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Dampak panas menyengat, membuat warga Kelurahan Tisnogeran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, melakukan aksi menggoreng terlur di bawah terik matahari. Sebelumnya mereka terlebih dahulu menjemur penggorengan kosong di tanah lapang selama puluhan menit, kemudian telur tersebut mereka taruh di penggorengan. Setelah ditunggu beberapa saat telur tersebut lama kelamaan berubah menjadi setengah matang.

Kondisi telur setengah matang tersebut setelah ditunggu sekitar 15 menit, kondisinya tidak berubah (setengah matang) akhirnya telur tersebut diambil, untuk digoreng lagi.

Salah satu warga bernama Anggraini (22) menjelaskan, tidak sengaja melakukan aksi tersebut, dan berawal dari cuaca panas yang menyengat yang terjadi di rumahnya.

“Tidak sengaja iseng, ternyata telurnya setengah matang. Saya jemur sekitar setengah jam, “ ujar Anggraini kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo. Kamis (22/10/2020)

Sementara itu, Kepala pelaksana BPBD Kota Probolinggo, Sugito Prasetyo, saat dikonfirmasi menjelaskan, aksi warga tersebut BPBD belum bisa menjadikan pihaknya memberi keterangan, sebab menurutnya aksi tersebut harus dilakukan uji terlebih dahulu.

“Harus dilakukan uji terlebih dahulu, untuk memastikan. Yang jelas saat ini udara di Kota Probolinggo mencapai 34 – 35 derajat Celsius, itu merupakan suhu di atas normal yang biasanya hanya berkisar 23 hingga 28 derajat celsius saja. Suhu panas tersebut diakibatkan dampak dari badai Lalina,” katanya kepada Kabarpas.com.

“Masyarakat harus selalu menjaga stamina dan menjaga kebutuhan air putih agar tidak dehidrasi, apalagi sekarang masa Pandemi – Covid-19,“ tambahnya.

Sugito juga berpesan, masyarakat yang membakar sampah hendaknya berhati-hati, karena angin gending yang masih berlangsung rentan terjadi kebakaran, dan dampak badai Lalina ini juga berimbas akan terjadinya curah hujan yang tinggi, oleh sebab itu masyarakat dihimbau selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah tidak sembarangan antisipasi genangan banjir bila turun hujan nanti,” pungkasnya. (wil/gus).