Cegah Penyebaran Demam Berdarah, Dinkes Pasuruan Terjunkan Petugas Fogging ke Daerah Endemik DBD

Pasuruan (Kabarpas.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan  saat ini mulai melakukan penyemprotan atau fogging untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Meski terkesan sedikit terlambat, namun upaya tersebut setidaknya memberi rasa nyaman bagi warga. Pasalnya, dua minggu lalu terdapat 4 kasus warga yang sudah terindikasi terjangkit DBD.

“Sasaran dari fogging ini ialah pada rumah-rumah warga di sekitar lokasi terjangkit, dan juga pada saluran air yang kurang lancar yang dapat di jadikan sarang nyamuk,” kata Jamilah, salah satu petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan kepada Kabarpas.com.

Menurut Jamilah, selama ini daerah tersebut merupakan endemik kasus demam berdarah. Sebab dalam setiap tahun, pihaknya mendapat laporan kasus baru yang diderita warga terjangkit demam berdarah yang ada di lingkungan tersebut.

“Fogging bukan upaya efektif untuk mengatasi DBD. Sebab langkah pencegahan yang paling tepat mengatasi DBD adalah warga harus hidup dengan bersih dan menjaga lingkungan tetap bersih,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Ia juga mengatakan, fogging sendiri apabila sering dilakukan akan berdampak negatif pada warga. Pasalnya, bahan kimia yang berupa asap akan mengganggu pernafasan warga yang menghirupnya. “ Jika fogging terus menerus dilakukan, akan berdampak tidak baik bagi kesehatan warga,” pungkasnya. (jon/gus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.