Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 28 Mei 2024 12:16 WIB ·

Cegah Korupsi, Pemkot Pasuruan Gandeng KPK Berikan Sosialisasi Anti Korupsi dan Koordinasi Monitoring kepada Stakeholder


Cegah Korupsi, Pemkot Pasuruan Gandeng KPK Berikan Sosialisasi Anti Korupsi dan Koordinasi Monitoring kepada Stakeholder Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo membuka secara langsung Sosialisasi Anti Korupsi dan Koordinasi Monitoring Center for Prevention (MCP) oleh KPK RI, di Gedung Gradika.

Saat memberikan sambutan selamat datang Mas Adi menyampaikan, pencegahan korupsi di Kota Pasuruan bisa berjalan dengan maksimal dengan cara adanya kerjasama seluruh stakeholder.

“Saya yakin dan percaya bahwa aksi pencegahan korupsi dilakukan dengan bersama saling bahu membahu dan berkomitmen dalam mendukung dan melaksanakan berbagai program pencegahan tersebut sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Mas Adi.

Menurut Mas Adi, Pemerintah Kota Pasuruan memiliki komitmen yang tinggi dalam pencegahan korupsi, serta memiliki langkah strategis dalam menjalankan langkah preventif pemberantasan korupsi.

“Kita terus melakukan upaya-upaya pencegahan dengan melakukan sinergi dari berbagai pihak,” ujar Mas Adi.

Mas Adi menambahkan, MCP merupakan informasi capaian kinerja program, dengan adanya MCP dapat menjadi pengendali bagi pejabat publik untuk berperilaku sesuai dengan nilai-nilai integritas.

“MCP merupakan aksi nyata dari Pemerintah Kota Pasuruan, dan ini merupakan alat ukur dalam pencegahan korupsi,” imbuhnya.

Dijelaskannya, perilaku korupsi seiring berkembangnya zaman memiliki banyak modus. Sehingga penting sekali untuk mengidentifikasi berbagai model dan modus korupsi.

“Dari berbagai bentuk korupsi yang ada di sekeliling kita, perlu kita waspada dan mampu mengidentifikasi berbagai hal yang memungkinkan,” jelasnya

Di tempat yang sama Irawati menyampaikan, dengan adanya sosialiasi ini bisa memastikan tidak akan ada potensi resiko korupsi di Kota Pasuruan. Dikarenakan hal itu mekanisme perencanaan dan penganggaran, MCP oleh KPK tidak bisa berhenti dan harus dijalankan hingga proses akhir yaitu pengawasan.

“Proses perencanaan penganggaran, proses pengadaan, proses pelaksanaan, proses manajemen ASN, proses pengalokasian anggaran, perbelanjaan, dan pendapatan sesuai dengan real-nya,” jelasnya

Nilai MCP rata-rsta nasional adalah 75,13 sedangkan nilai MCP Kota Pasuruan tahun 2023 sebesar 95,55 dimana Kota Pasuruan peringkat ke-3 se Jawa Timur dan peringkat 11 dari 548 Kabupaten/Kota se Indonesia

MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi, melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Pada saat itu juga dilakukan penandatanganan pakta integritas penyusunan dan pengesahan KUA-PPAS, penyerahan RAPBD Tahun Anggaran 2025, persetujuan dan penetapan APBD tahun anggaran 2025. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

AHM Luncurkan Rebel 1100 Bagi Pecinta Big Bike Cruiser, Segini Harga di Jatim

15 Juni 2024 - 11:49 WIB

FGD Optimalisasi dan Efisiensi PJU, Dishub Probolinggo Terima Studi Tiru Dishub Kabupaten Nganjuk

15 Juni 2024 - 11:41 WIB

Freddy Poernomo Minta Kaum Muda Harus Kritis dan Tak Boleh Diam dalam Berdemokrasi

14 Juni 2024 - 19:43 WIB

Puncak Peringatan HLUN ke-28, Gus Ipul Dukung Lansia Sehat dan Mandiri

14 Juni 2024 - 19:29 WIB

Breaking News! Penjual Ikan Keliling di Pasuruan Tewas Ditabrak KA Pandalungan

14 Juni 2024 - 11:02 WIB

Puluhan Pelajar di Kota Pasuruan Bertanding di O2SN Cabor Renang

14 Juni 2024 - 09:13 WIB

Trending di Berita Pasuruan