Oleh : Nico Tresno Prahoro, Ketua Forum UMKM Mandiri Jatim
Kabarpas.com – Pembaca Kabarpas yang budiman…. Minggu lalu saya membahas tentang kualitas produk agar bisa menembus pasar modern….Sekarang kita bahas cara pendekatan kepada pemilik/pengelola pasar modern ( termasuk tempat oleh-oleh, hotel/tempat penginapan di kawasan wisata ).
Beberapa cara, antara lain :
1) Melalui Pemerintah Lokal ( Desa, Kecamatan, dan Kabupaten ). Cara ini biasanya berbentuk regulasi/peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah lokal, seperti : Peraturan Desa, Peraturan Bupati. Hal yang penting bahwa Pemerintah Lokal ada kepedulian akan UKM dalam hal : Pemasarannya, Kelancaran Usaha, dan Perlindungan dari persaingan yang tidak sehat.
Masalah Komunikasi antara pelaku UKM dengan Pemerintah Lokal sangat menentukan dalam hal ini. Setelah itu Pemerintah Lokal akan kordinasi dengan pemilik Pasar Modern tsb.
2) Melalui Keoimpok/Asosiasi UKM sendiri. Ini pentingnya kita sbg UKM ikut organisasi, karena untuk mempermudah dan memperlancar bisnis kita. Pendekatan ini akan lebih fleksibel/luwes untuk pengembangan pasar, karena sydah melewati batas-batas Pemerintah Lokal ( antar Kabuoaten, Propinsi ). Kuncinya pada kekompakan, Soliditas, dan Rukun Guyub antara sesama anggota dan pengurusnya.
3) Pelaku UKM sendiri. Maksudnya adalah UKM melakukan pendekatan sendiri ( sales sendiri ), sebenarnya inilah pendekatan yang utama dari seorang pengusaha bila ingin maju.
Memang seorang pengusaha salah satu syaratnya adalah Bisa Berjualan, kenapa…? Karena untuk memotivasi dan memperkuat Branding produknya. Bila anda oelaku UKM Tidak Bisa Berjualan….ya..agak repot…he..he..he
Mudah-mudahan bisa membantu dan manfaat bagi kita yang ingin mengembangkan bisnisnya…..Amiin. (***).



















