Reporter : Ajo
Editor : Titin Sukmawati
Pasuruan, Kabarpas.com – Bus rombongan suporter Persekabpas diserang orang tak dikenal di wilayah Jalan Raya Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Informasi yang didapat Kabarpas.com bus tersebut sejatinya akan mengantarkan para suporter Persekabpas atau Sakeramania untuk memberikan dukungannya kepada tim kesayangan mereka, Persekabpas yang akan berlaga dengan Persibara Banjarnegara.
“Bus rombongan Suporter Sakeramania mengalami insiden dilempar batu oleh orang tak dikenal, ” ujar Sekretaris Yayasan Supporter Sakera Pasuruan Henry Sulfianto.
Berikut kronologi pelemparan batu terhadap bus rombongan suporter Sakeramania yang dilakukan oleh orang tak dikenal:
21:05 : Bus berangkat dari Stadion R.Soedarsono dengan membawa 63 sakera mania dan 3 orang pengawal yakni Komet,Gunawan dan Bagas.
21:20 : Bus berhenti sejak mengambil seorang sakeramania di simpang tiga pasar Kejapanan-Gempol.
20:30 : Sebelah barat pom bensin Gempol atau di Jalan raya Watukosek, kernet bus memberitahu kepada sopir agar berhati-hati karena di depan ada sekitar 10 sepedamotor. Kernet bus mengira ada laka lantas. Tak lama kemudian terdengar kata “serbu” dari sekelompok pengendara sepeda yang kemudian disusul dengan lemparan batu dari sekelompok pengendara tsb.
Atas kejadian tersebut kaca depan dan samping kanan depan-belakang hancur terkena lemparan. Sopir bus a/n Ucok menderita luka ringan di telinga sebelah kanan akibat serpihan kaca bus.
21:40 : petugas dari Sat Brimob Pusdik Watukosek datang dan mengamankan bus ke dalam halaman rumah sakit Bhayangkara Pusdik Brimob dan bus tidak bisa melanjutkan perjalanan.
22:00 : Waka Polres,Kabag Ops, Kapolsek Gempol,Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kanit Reskrim Gempol serta Kanit Jatanras Polres Pasuruan beserta jajaran buru sergap mendatangi RS Pusdik Brimob.
22:30 : Kapolres Pasuruan AKBP Raydiaj Kokrosono tiba di RS Pusdik Brimob Watukosek dan berkoordinasi dengan pengurus YSSP serta mencari bus pengganti.
Selasa 16 Oktober
02:30 : Bus Pengganti tiba dan membawa rombongan suporter sakeramania menuju Banjarnegara dengan pengawalan 1 mobil Patwal Satlantas Polres Pasuruan dan 4 personil Sabhara yang ikut didalam bus suporter.
03:30 : Bus suporter yang rusak tiba di Polres Pasuruan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Demikian kronologi kejadian
Ttd
Sekjen SakeraMania
Henry “Gayam”.



















