Senin, 13 Oktober 2025 – 08.40 | 2100 kali dilihat
Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait kembali mencatat prestasi di kancah nasional. Kali ini, Gus Fawait dianugerahi Mohamad Syafei Awards 2025 sebagai Kepala Daerah Inspiratif Bidang Pendidikan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Temu Pendidik Nusantara XII di Jakarta, Minggu (12/10/2025), oleh Yayasan Guru Belajar bersama sejumlah lembaga pendidikan nasional.
Penghargaan yang mengambil nama Mohamad Syafei (1896–1969), pelopor pendidikan progresif asal Sumatera Barat, diberikan kepada tokoh dan kepala daerah yang dinilai berhasil menghidupkan semangat inovasi, kemandirian, serta kolaborasi dalam dunia pendidikan.
Gus Fawait dinilai sukses memimpin transformasi pendidikan di Jember melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
Selama kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan berbagai program strategis, di antaranya : Beasiswa Jember Cerdas bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu. Revitalisasi infrastruktur sekolah, terutama di wilayah selatan dan pegunungan. Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru lewat kerja sama dengan komunitas pendidik. Gerakan literasi berbasis budaya lokal, melibatkan pesantren dan komunitas masyarakat.
Langkah-langkah ini dinilai sejalan dengan semangat Mohamad Syafei dalam membangun pendidikan yang berpihak pada rakyat dan berakar pada kearifan lokal.
Usai menerima penghargaan, Gus Fawait menegaskan bahwa penghargaan ini adalah milik seluruh masyarakat Jember, terutama para guru.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk semua tenaga pendidik yang bekerja keras setiap hari demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan bukan hanya urusan bangunan sekolah, melainkan proses membentuk karakter dan kemandirian generasi muda. “Jember berkomitmen melahirkan generasi unggul, berilmu, dan berakhlak,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono menyebut penghargaan ini sebagai momentum untuk memperkuat arah transformasi pendidikan di daerah.
“Kami ingin setiap sekolah menjadi ruang belajar yang hidup, tempat tumbuhnya karakter dan kemandirian siswa,” ujarnya.
Pemkab Jember kini memfokuskan pengembangan pendidikan pada tiga hal utama : Pemerataan akses dan sarana pendidikan hingga pelosok desa. Peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan. Digitalisasi dan inovasi pembelajaran.
Dengan raihan Mohamad Syafei Awards 2025, Jember memperkuat posisinya sebagai daerah yang tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga membangun fondasi peradaban melalui pendidikan.
Perubahan besar, seperti yang disampaikan Gus Fawait, “selalu dimulai dari ruang kelas dan semangat para guru yang menyalakan api belajar di seluruh penjuru Jember.” (dan/ian).



















