Banyuwangi (Kabarpas.com) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, melaunching Banyuwangi Festival 2017 di Desa Banjar, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Di tahun ini, tema yang diambil yakni meningkatkan desa dengan budaya kreatif lokal.
Kegiatan Banyuwangi Festival (Bifes) 2017 ini digelar di area pesawahan. Meski demikian, kegiatan ini juga tidak mengganggu aktifitas para petani yang sedang melakukan cocak tanam. Bahkan, suasana alami semakin terasa ketika para petani sedang terlihat membajak dan menanam padi di sekitar lokasi kegiatan tersebut.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dibandingkan dengan tahun lalu jadwal Bifes lebih banyak. Karena banyak kegiatan masyarakat desa yang ingin dimasukan dalam agenda tersebut.
“Untuk festival yang bertaraf International bertambah satu, yaitu Festival Siliyah atau Festival kapal pesiar,” ucap Bupati Anas kepada Kabarpas.com.
Bupati Anas juga menambahkan, Bifes sekarang lebih dijadwalkan di desa-desa, agar tidak hanya warga yang di desa ke kota yang bisa menyaksikan serangkaian Banyuwangi Festival. “Ketika ini diselenggarakan di desa, pastinya orang kota yang akan berkunjung ke desa untuk melihat Bifes secara langsung,” imbuhnya.
Untuk diketahui, setiap bulan ada 3 jadwal festival yang akan digelor oleh pemerintah kabupaten Banyuwangi, dan yang paling banyak terdapat 10 jadwal Bifes. Sehingga dalam satu tahun ini terdapat 71 festival yang akan digelar. (dik/tin).













