Bos PT. TAP Gempol Terancam Dipidana

Pasuruan (Kabarpas.com) – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pasuruan akan menerbitkan surat peringatan nota kedua kepada pihak managemen PT. Tirtadaya Adi Perkasa (TAP) Gempol, kabupaten setempat.

“Dengan adanya peringatan nota kedua ini, tentu akan berdampak pada ranah hukum, ” ujar Djoko Sulistyo kepada Kabarpas.com saat dihubungi melalui telepon. Kamis, (31/03/2016).

Ia mengaku, upaya penyelesaian antara buruh sudah dilakukan pihaknya sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan, upaya untuk mempertemukan antara pihak yang berselisih pun juga sudah maksimal diupayakan. Namun, ternyata hal itu tak membuahkan hasil, sehingga berlanjut pada nota satu dan kedua.

“Ini sebagai salah satu upaya kami untuk mempercepat penyelesaian. Sebab kapasitas kami hanya pengawasan sesuai tugas, pokok, dan fungsi serta ikut menyelesaikannya,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, di tempat terpisah, Ayik Suhaya yang merupakan aktivis pembela buruh mengatakan, pihaknya berharap penuh dengan terbitnya surat peringatan nota kedua tersebut, dapat mempunyai kekuatan hukum untuk penyelesaiannya.

“Peringatan nota kedua ini sangat ditunggu-tunggu oleh kalangan buruh. Karena pelanggaran upah buruh ini telah dilanggar oleh pihak managemen. Selain itu, nota ini merupakan kunci sebagai efek jera untuk menjerat pimpinan perusahaan ke ranah pidana,” pungkasnya. (jon/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *