Bincang Kabarpas dengan Pabrik Aqua Pandaan Tentang Program CSR untuk Tiga Pilar

Reporter: Ikrima Maulida

Editor: Agus Hariyanto

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tirta Investama Aqua Pabrik Pandaan, ditunjukkan dengan melakukan pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar perusahaan dengan fokus pada program CSR tiga pilar. Di antaranya yaitu melalui ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.

Dalam acara bincang Kabarpas.com, Manager CSR Pabrik Aqua Pandaan Mulyono Wibisono menjelaskan bahwa pada pilar ekonomi di tahun pertama CSR Aqua membuka koperasi yang berdiri dengan landasan kekeluargaan yang diawali arisan ibu-ibu PKK.

Koperasi yang dimiliki tersebut, di antaranya yaitu Koperasi Rejo Makmur dan Koperasi Hijau Wanjati. Koperasi Wanjati selain sebagai koperasi simpan pinjam, juga memiliki komitmen menghijaukan lingkungan.

Pada pilar lingkungan CSR Aqua mengadakan bank sampah. Sedangkan pada pilar pendidikan, dibentuk PAUD Wanjati Junior. Sejak usia dini, dikenalkan dengan edukasi lingkungan seperti cara membuang sampah dan memilah jenis-jenis sampah.

“Di tahun kedua, project program kewirausahaan kami bertujuan penambahan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di Dusun Jatianom, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya selama ini selalu mendorong masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik Aqua Pandaan melalui pembekalan untuk berwirausaha. Dan salah satu wirausaha yang sukses di sekitar pabriknya yakni budidaya peternakan lele. Contohnya seperti pada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Jati Makmur, yang fokus pada pemijahan lele atau pembibitan.

“Berharap program kewirausahaan ini bisa tepat sasaran bisa bermanfaat dan menambah nilai tambah ekonomi masyarakat. Dan yang lebih penting lagi, masyarakat dapat mandiri, tidak bergantung pada perusahaan maupun orang lain, serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, Astri, salah satu wirausaha mengaku budidaya ikan lele sangat berpotensi, karena pemasarannya luas, dan air di Jatianom sendiri sangat cukup bagus meskipun musim kemarau.

“Dengan berwirausaha, bisa membangun diri menjadi seorang pemimpin, bisa membuka lapangan pekerjaan, serta mendapat pengalaman baru dan wawasan,” tuturnya.

“Dari CSR Aqua memberikan biaya pengembangan sebesar 35 juta bertahap,” tutupnya dengan penuh syukur. (ikr/gus).