Kesenian Terbang Wedar Diyakini Jika Bernazar Terkabul

Pasuruan, kabarpas.com – Terbang wedar yang artinya berarti titik tengah atau pusar. Serta memiliki makna lain tidak kaya tidak miskin, semua berkecukupan. Terbang wedar konon adalah peninggalan pusaka tiban yang datangnya berawal di makamnya Mbah Kluntung, yang jatuh secara tiba tiba. Dan menurut keterangan para sesepuh yang pertama kali menemukan adalah Mbah Saribun.

Penemuan terbang yang awalnya kluntungan tanpa kulit ini diyakini sampai sekarang untuk kebutuhan orang yang punya nazar atau punya cita-cita seperti niat ingin naik pangkat, ingin sembuh dari sakitnya atau ingin punya rumah sendiri.

Sementara untuk seninya terdapat diprosesi kesenian terbang wedar yang sampai sekarang masih dimiliki oleh warga Dusun Wedar, Desa Gading, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

“Untuk para pemainnya ada 9 orang, meski penabuh kurang satu tapi tetap jalan dan jika ada ritual bakar kemenyan itu adalah untuk mamanggil yang ngasih amanat. Selain itu, para pemainnya usai main tidak merasa capek semua,” ujar Shohib Alwi (58), salah satu penabuh terbang wedar saat dijumpai kabarpas.com di kediamannya. (emn/gus).