Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 24 Sep 2015 19:11 WIB ·

Begini Kronologis Tawuran Antar Remaja Versi Warga


Begini Kronologis Tawuran Antar Remaja Versi Warga Perbesar

Pasuruan (Kabarpas.com) – Suasana tradisi anjang sana pada hari raya Idul Adha di Desa Sukorejo,‎ Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan atau yang disebut warga setempat Grebeg Besaran, tiba-tiba berubah menjadi ricuh, lantaran adanya tawuran antar remaja dari desa lain yang saat itu berkunjung ke desa setempat. Akibat tawuran ini menyebabkan satu orang korban jiwa.

Sofwan, (34), salah satu warga setempat menceritakan, tawuran antar remaja ini melibatkan antara remaja dari Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek dengan sekelompok remaja yang berasal dari Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

“Ada sekitar lebih lima orang remaja dari pesisir utara Pasuruan, yaitu Kisik dan Kaligung terlibat tawuran dengan belasan remaja dari Desa Sungi Wetan,” ujarnya kepada Kabarpas.com saat ditemui di lokasi, Minggu, (24/09/2015).

Ditambahkan, kejadian tawuran ini terjadi di tengah-tengah berlangsungnya acara Grebekan Besaran. Yakni, saat sejumlah warga di desa setempat sedang menerima tamunya masing-masing (open house.red).

“Tiba-tiba sejumlah remaja yang terlibat tawuran itu saling kejar di perkampungan desa kami. Hingga sampai di sebuah pekarangan, para remaja ini pun saling serang. Bahkan, salah seorang remaja dari Desa Sungi Wetan bernama Ahmad Fahrozi (15) sempat terkapar, setelah ditusuk oleh lawannya tersebut,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Seusai menusuk korban para pelaku yang berjumlah sekitar lebih dari 5 orang itu kemudian kabur ke arah utara. Sementara teman korban yang tak terima rekannya ditusuk, berusaha mengejar pelaku.

“Tadi pelaku sempat dikejar teman korban. Namun, salah satu dari pelaku mengeluarkan senjata tajam. Hal ini membuat rekan korban bukannya takut, justru tambah emosi dan langsung melempar pelaku dengan bata merah,” ucapnya.

Pada saat pelaku dilempar bata inilah, membuat rekan korban langsung mengeroyok pelaku hingga babak belur. Namun, sejumlah warga setempat yang kala itu melihat kejadian ini langsung melerainya. Kondisi ini dimanfaatkan pelaku untuk kabur ke arah utara menyusul teman-temannya yang terlebih dulu kabur dari kejaran teman korban.

Sementara itu, seperti dikabarkan sebelumnya seorang remaja bernama Ahmad Fahrozi, (15), warga Dusun Suko, Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan tewas, seusai ditusuk sekelompok remaja yang berasal dari Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, kabupaten setempat. (ajo/abu).

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42 WIB

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55 WIB

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15 WIB

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42 WIB

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43 WIB

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07 WIB

Trending di Teras