Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas,com – Seorang pelaku perampasan di jalanan atau yang lebih dikenal Dengde (istilah jambret.red) babak belur dihakimi warga. Itu setelah pelaku dikejar korbanya bernama Desita Luciana, warga Desa Asembagus. Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Bahkan, pelaku jambret yang diketahui bernama Fathur, (25), Warga Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan ini, tertangkap warga di Desa Patemon, Kecamatan Krejejengan, Kabupaten Probolinggo.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com, kegigihan korban yang terus berteriak jambret sambil mengejar pelaku akhirnya membuahkan hasil. Meski pelaku sempat kabur sejauh sekitar 5 Kilometer.
“Saat itu saya hendak pergi ke Balai Desa Asembagus untuk melaksanakan kegiatan, dan ketika di jalan raya Semampir, saya dipepet pria tak dikenal dan kemudian merampas tas saya yang berisikan HP, ATM, dan uang tunai Rp 500 ribu,” ujar Desita Luciana, korban jambret.
Beruntung saat itu korban berjalan pelan dan tidak jatuh.
“Saat tas saya dirampas, dan saya berusaha mengejar sambil teriak jambret. Membuat warga yang mendengar ikut mengejar dan kemudian menangkap pelaku di Desa Patemon, Kecamatan Krejejengan, dan kemudian datang polisi,” ujar Korban yang juga istri Perangkat Desa Asembagus itu.
Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.
“Karena TKP masuk wilayah Kraksaan, tersangka kita serahkan ke Mapolsek Kraksaan, dan hasil pemeriksaan sementara pelaku mengaku melakukan aksi jambret ini hanya sekali ini saja”, ujar Iptu Yuliana, Kapolsek Krejejengan.
Meski demikian, polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk memastikan apakah pelaku ada keterlibatan dengan aksi penjambretan yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo. (wil/tin).



















