Asyiknya Ngabuburit Sambil Main Meriam Kaleng Bekas

Pasuruan (Kabarpas.com) – Banyak cara dilakukan untuk menunggu datangnya berbuka puasa. Salah satunya seperti yang dilakukan puluhan anak-anak di Dusun Susukan, Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, yang menunggu waktu berbuka puasa dengan bermain meriam kaleng dari barang bekas.

Puluhan anak-anak ini tak perlu menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan ke kota hanya nunggu berbuka puasa. Sebab mereka cukup ke pematang sawah yang tak jauh dari tempat tinggalnya, hanya sekedar mencari barang bekas, seperti kaleng bekas dan botol air mineral dengan tutupnya.

Satu persatu barang bekas tersebut, dirangkai hingga memanjang satu meter. Selain itu, tak lupa di bagian bonggol kaleng diberi penutup dari tutup botol air mineral dan diberi pemantik dari korek api. Usai terbentuk rangkaian alat seperti meriam, anak-anak ini kemudian membeli spiritus dengan cara patungan.

“Untuk satu liter spiritus seharga 12.000, bisa dipakai untuk bermain enam orang selama tiga hari. Dan itu hanya dipakai saat ngabuburit dipematang sawah,” ujar Muhammad Noval, salah satu anak-anak yang main meriam kaleng tersebut, saat ditemui Kabarpas.com di lokasi, Jumat, (10/06/2016).

Dijelaskannya, cara memainkan meriam kaleng ini cukup mudah, yakni setelah tutup botol pada bonggol kaleng dibuka lalu disemprot dengan cairan spiritus, dan supaya tak cepat habis tutup kembali lalu dikocok-kocok agar rata. Selanjutnya ditekan dengan korek yang sudah dimodifikasi melekat pada tutup botol, hingga tinggal dipencet langsung meledak.

Tak heran, anak-anak ini lebih memilih bermain meriam kaleng bekas, daripada bermain game online. Sebab disamping murah meriah, bermain meriam kaleng bekas ini tak berbahaya walaupun ledakannya cukup keras.

“Mumpung lagi liburan sekolah, jadinya kami punya cara lain menunggu waktu berbuka puasang dengan memaikan meriam kaleng bekas di pinggir sawah. Karena selain asyik, permainan ini juga tidak menghabiskan uang cukup banyak,” pungkasnya. (yon/tin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *